BNN Sulawesi Tenggara proteksi warga Kampung Salo dari bahaya narkoba

id BNN Sultra,pencegan narkoba, bnn sultra

BNN Sulawesi Tenggara proteksi warga Kampung Salo dari bahaya narkoba

Kepala BNN Sultra, Brigjen Pol Ghiri Prawijaya (tengah) bersama warga di Kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, disela-sela sosialisasi P4GN kepada warga di daerah itu, Selasa (11/8/2020). (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memproteksi warga di Kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari, Kota Kendari dari bahaya penyalahgunaan narkoba melalui sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pol Ghiri Prawijaya, di Kendari, Selasa, mengatakan sosialisasi P4GN tersebut agar masyarakat Kelurahan Kampung Salo bisa menjadi imun sehingga mampu memproteksi dirinya dalam mencegah bahaya narkoba.

"Sosialisasi ini agar para peserta mendapatkan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba serta bagaimana pencegahannya, kepada keluarga, teman dan lingkungan masyarakat yang ada disekitarnya," kata Ghiri.

Selain itu, lanjut Ghiri, sosialisasi P4GN tersebut sebagai wujud implementasi dari Inpres Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN dan Prekursor Narkotika Tahun 2020-2024.

"Kami harapkan agar ada komitmen bersama antara BNNP Sultra dan pihak Kelurahan beserta masyarakat dalam rangka memberantas peredaran narkoba, serta ikut serta menjaga lingkungan sendiri dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dimulai dari lingkungan keluarga hingga sekitarnya," ungkapnya.
Suasana sosialisasi P4GN oleh BNN Sultra kepada warga di Kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari, Kota Kendari Sulawesi Tenggara, Selasa (11/8/2020). (ANTARA/Harianto)


Senada dengan Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNP Sultra Harmawati mengatakan bahwa pola asuh anak juga menjadi efektif dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.

"Tentu kami harapkan kepada peserta kegiatan, mereka menjadi perpanjangan tangan BNNP Sultra untuk mensosialisasikan bahaya narkoba di lingkungan keluarga dan sekitarnya," ungkapnya.

Selain itu, Harmawati juga mengedukasi masyarakat di kelurahan tersebut agar menerapkan protokol kesehatan COVID-19 yaitu selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun.

Sementara itu, Lurah Kampung Salo Budi Utomo, menghimbau kepada warga untuk memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masalah narkoba.

"Saya berharap seluruh warga saya bersama-sama memproteksi diri dari bahaya narkoba ini, terutama dari orang asing yang masuk di daerah kami harus waspadai," ungkap dia.

Sosialisasi mengenai bahaya narkoba kepada masyarakat kelurahan/desa bersih narkoba (Bersinar) di Kelurahan Kampung Salo Kota Kendari diikuti sebanyak 32 orang peserta dari anggota Bhabinkamtibmas, Babinsa, perwakilan RT/RW, Karang Taruna dan Tokoh Masyarakat Kelurahan Kampung Salo.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar