BPP dorong mahasiswa UMK menjadi wirausaha baru produktif

id BPP

BPP dorong mahasiswa UMK menjadi wirausaha baru produktif

Kepala BPP Kendari, Andi Asriani Koke (jilbab kuning), Rektor UMK, Amir Mahmud (depan tengah) saat pembukaan pelatihan wirausaha baru produktif pada mahasiswa UMK, Senin (29/6/2020). (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Balai Peningkatan Produktivitas (BPP) Kendari, Sulawesi Tenggara, mendorong puluhan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) untuk menjadi wirausaha baru produktif.

Kepala BPP Kendari, Andi Asriani Koke mengatakan, pelatihan tersebut untuk menggali potensi diri para mahasiswa sehingga bisa menjadi seorang wirausaha meskipun masih berstatus mahasiswa.

 "Ini adalah tindak lanjut MoU sebelumnya di 2019 yang lalu. Jadi bukan hanya para UKM yang kita didik tapi mahasiswa juga kita didik," kata Andi Asriani Koke di Kendari, Senin.

Andi mengungkapkan bahwa pihaknya ingin mendorong para mahasiswa untuk menjadi seorang wirausaha yang handal dan produktif serta tidak hanya berpikir untuk menjadi seorang pegawai negeri sipil (PNS).

"Perlu memberikan bekal sehingga nantinya mereka (mahasiswa) ini tidak berpikir untuk menjadi pegawai negeri saja, tetapi dia memulai usaha baru dengan memberikan besik kewirausahaan. Ke depannya ada beberapa program, selain kewirausahaan tentu bagaimana dia mengembangkan dirinya," pungkasnya.

 
Kepala BPP Kendari, Andi Asriani Koke (depan) saat memberikan sambutan pelatihan wirausaha baru produktif bagi mahasiswa UMK, Senin (29/6/2020). (ANTARA/Harianto)


Sementara itu, Rektor UMK, Amir Mahmud mengatakan bahwa pelatihan wirausaha baru produktif itu diikuti sebanyak 40 mahasiswa yang dibagi ke dalam dua paket. Dimana setiap paket terdiri 20 orang.

"Mahasiswa yang ikut perwakilan dari setiap program studi jadi satu program studi diwakili dua orang yang sudah dipilih dan ditunjuk. Jadi bukan hanya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam tapi semua program studi harus memprogramkan mata kuliah kewirausahaan yang biasanya itu dilaksanakan pada semester tiga," jelas dia.

"Jadi setiap mahasiswa yang ikut kami akan pandau kalau perlu kami bisa berikan modal untuk bisa melaksanakan start up kewirausahaan ini. Semoga kegiatan ini berkelanjutan," tambahnya.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar