BPP Kendari bimbing lima UMKM dapatkan Sidhakarya-Paramakarya

id BPP

BPP Kendari bimbing lima UMKM dapatkan Sidhakarya-Paramakarya

Kepala BPP Kendari, Andi Asriani Koke (depan kanan) saat brsama pelaku UMKM yang ada di Kota Kendari pada kegiatan persentasi hasil bombingan konsultasi di Kantor BPP Kendari, Senin (22/6/2020). (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Balai Peningkatan Priduktivitas (BPP) Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) membimbing lima perusahaan atau usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ada di kota itu agar produktivitasnya terus meningkat sehingga bisa mendapatkan penghargaan Siddhakarya dan Paramakarya.

Kepala BPP Kendari, Andi Asriani Koke menjelaskan kelima UMKM binaa dari pihaknya di antaranya CV Parahiyangan usaha menjahit, AR Razak usaha olahan pangan (pembuatan kue), PT Alifa Corp Action usaha kuliner, Satria Tailor usaha menjahit dan Rumah Bali Hidroponik usaha perkebebunan.

"UMKM yang kita bimbing pada saat ini sebanyak lima perusahaan, tetapi yang hadir di tempat ini adalah sebanyak 20 orang masing-masing yang kita latih itu di 5 perusahaan ada 2 orang. Kemudian 10 orang dari perusahaan lain yang kami undang," kata Andi Asriani Koke, di sela-sela kegiatan presentasi hasil bimbingan konsultasi oleh lima perusahaan binaan di Kantor BPP Kendari, Senin.

Andi Asriani mengungkapkan bahwa pihaknya telah membimbing ke lima perusahaan tersebut selama empat bulan dimulai sejak pada Februari 2020 lalu.

"Tujuannya bimbingan konsultansi ini bagaimana menata perusahaan itu, bagaimana meningkatkan produktivitasnya sehingga bekerja dengan nyaman ditempat dengan situasi kondisi perusahaan yang enak, nyaman dengan menerapakan 5S. Kemudian diajarkan bagaimana pembukuan pembukuan kemudian bagaimana strategi-strategi yang diberikan sehingga dia bisa meningkatkan kualitas tenaga kerjanya," jelas Andi.
 
Kepala BPP Kendari, Andi Asriani Koke (depan) saat brsama pelaku UMKM yang ada di Kota Kendari pada kegiatan persentasi hasil bolimbingan konsultasi di Kantor BPP Kendari, Senin (22/6/2020). (ANTARA/Harianto)


Dia menyampaikan bahwa kegiatan bimbingan kepada pelaku UMKM yang dilakukan oleh pihaknya akan terus dilakukan kedepannya hingga kelima perusahaan tersebut bisa mendapatkan penghargaan Siddhakarya di tingkat provinsi dan Paramakanya di tingkat nasional.

"Kita harapkan kedepannya itu dia (para pelaku UMKM)  bisa mengembangkan atau meluaskan jaringannya, misalnya membuka cabang baru sehingga ada penyerapan tenaga kerja sehingga Pemda (Pemerintah Daerah) bisa terbantu dengen penyerapan tenaga kerja, maka menekan angka pengangguran dan kemiskikinan," pungakasnya.

Untuk diketahui, kegiatan presentasi hasil bimbingan konsultasi kepada 5 perusahaan atau UMKM yang dilakukan oleh PBB Kendari tetap memperhatikan protokol kesehatan salah satunya mnejaga jarak, menggunakan masker, mengecek suhu tubuh dan menggunakan hand sanitizer sebelum masuk ke ruangan.

 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar