Terdampak COVID-19, Kolaka Timur bagikan pupuk Phonska kepada kelompok tani

id Kolaka timur

Terdampak COVID-19, Kolaka Timur bagikan pupuk Phonska kepada kelompok tani

Bupati Kolaka Timur, Tony Herbiansyah, saat bagikan pupuk ponska kepada kelompok tani yang terdampak Pandemi COVID-19, di Tirawuta, Rabu. (Foto Kominfo Koltim)

Tirawuta (ANTARA) - Pemerintah Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), membagikan  pupuk phonska plus kepada sejumlah kelompok tani (poktan) terdampak Pandemi COVID-29 yang ada di daerah itu.

Penyerahan pupuk tersebut dilakukan oleh Bupati Kolaka Timur, Tony Herbiansyah kepada kelompok tani pada 3 kecamatan di Kolaka Timur yakni Kecamatan Loea, Kecamatan Ladongi dan Kecamatan Tirawuta, Rabu (3/6).

"Bantuan ini diberikan dalam rangka meningkatkan produksi petani. Jangan sampai kita kekurangan pangan, itu bisa rawan nasional makanya saya minta tingkatkan produksi," kata Tony.

Ia meminta kepada kelompok tani penerima manfaat di Kolaka Timur agar memanfaatkan pupuk dengan baik sehingga produksi tani bisa meningkat.

"Pemerintah selalu berpikir agar masyarakat sejahtera. Dengan kita bantu pupuk seperti ini, tujuan kita agar ketahanan pangan bagus dan petani juga makmur," katanya.

Menurut bupati, untuk Sulawesi Tenggara ada 3  kabupaten yang menjadi lumbung pangan padi yakni Kabupaten Konawe, Konawe Selatan dan Kolaka Timur.

"Makanya daerah ini menjadi perhatian utama pemerintah agar produksi terus ditingkatkan. Jangan sampai setelah Pandemi COVID-19 ini berlalu, stok makanan kita kurang," katanya.

Sementara itu, kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kolaka Timur, Lasky Paemba, melaporkan bahwa penyerahan bantuan pupuk bagi petani yang berdampak COVID-19 untuk Kabupaten Kolaka Timur tersebar pada 10 kecamatan.

"Total alokasi bantuan pupuk sebesar 58.800 kilogram yang tersebar di 10 kecamatan dan 24 kelompok tani," katanya.

Adapun maksud dari bantuan pupuk tersebut katanya, agar petani tidak berhenti dalam usaha taninya dan terus menggarap lahannya.

"Lewat bantuan ini kami harapkan hasil produksi tani di Kolaka Timur meningkat, karena pemerintah sangat paham daya beli dan kemampuan petani menyediakan saprodi sangat terbatas dan itulah pemerintah sangat pahami itu sehingga memberikan bantuan ini" pungkasnya.

 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar