BI Sultra: "Outflow" saat Idul Fitri sebesar Rp686 miliar

id BI

BI Sultra: "Outflow" saat Idul Fitri sebesar Rp686 miliar

Data perkembangan sistem pembayaran. (Sumber: BI Sultra). (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulawesi Tenggara mencatat sejak memasuki hari ke-25 Ramadhan hingga Idul Fitri 2020, "outflow" yang terjadi di Sulawesi Tenggara sebesar Rp686 miliar.

Kepala KPw BI Sultra, Suharman Thabrani mengatakan jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun 2019 lalu yakni sebesar Rp508 miliar.

"Jumlah ini masih di bawah proyeksi realisasi selama periode Ramadhan dan Idul Fitri yang sebesar Rp1,468 triliun atau baru terealisasi sebesar 46,8 persen dengan penarikan UPB sebesar 47 persen dan UPK sebesar 46 persen," kata Suharman, di Kendari, Sabtu.

Suharman juga mengungkapkan, bahwa Bank Indonesia telah menyediakan uang kartal yang mencukupi untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat yang cenderung meningkat pada bulan Ramadhan dan Idul Fitri lalu.

"Selama Ramadhan dan Idul Fitri 1441 Hijriah, layanan penukaran uang rupiah kepada masyarakat dilakukan di 80 lokasi melalui 23 bank yang ada di Sulawesi Tenggara," ungkapnya.

 
Kepala KPw BI Sultra, Suharman Thabrani. (ANTARA/Harianto)


Selain itu, ia juga mengatakan bahwa operasional Bank Indonesia selama hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah mengalami penyesuaian dalam rangka memitigasi penyebaran COVID-19.

"Kegiatan operasional sistem BI-RTGS, BI-SSSS, dan BI-ETP, SKNBI, hingga layanan kas ditiadakan selama hari Kamis, Jumat dan Senin atau pada tanggal 21, 22, dan 25 Mei 2020 lalu," tuturnya.

Seluruh tansaksi operasi moneter rupiah juga ditiadakan pada tanggal 21, 22, dan 25 Mei 2020. Sementara, operasi moneter Valas pada tanggal 21, 22, dan 25 Mei 2020 juga ditiadakan, begitupula dengan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) tidak diterbitkan.

"Kurs Bank Indonesia menggunakan referensi kurs hari kerja normal terakhir. Untuk kegiatan Operasional Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) dan Indonesia Overnight Index Average (IndONIA) pada tanggal 21, 22, dan 25 Mei 2020 tidak diterbitkan. Pelaporan Laporan Harian Bank Umum (LHBU) termasuk kuotasi JIBOR ditiadakan," pungkasnya.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar