Mahasiswa Poltekkes memberi paket sembako warga kurang mampu di Kendari

id Poltekkes

Mahasiswa Poltekkes memberi paket sembako warga kurang mampu di Kendari

Ketua BEM Poltekkes Kemenkes Kendari, Nur Hasan (kedua kiri) bersama perwakilan HMJ saat menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga rentan COVID-19 di Kota Kendari. (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama semua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes, Kendari memberikan bantuan paket sembako kepada puluhan warga guna membantu meringankan ekonomi mereka di tengah pandemi COVID-19.

Ketua BEM Poltekkes Kendari, Nur Hasan mengatakan meskipun pihaknya hanya dapat memberikan belasan paket sembako kepada warga yang membutuhkan, namun pihaknya hanya ingin membantu warga yang rentan dan terdampak akibat COVID-19.
 
"Bantuan yang kami salurkan, hanya puluhan bingkisan yang berisikan beras, mie instan dan telur. Tapi kami berharap tidak dilihat dari jumlahnya namun manfaatnya," kata Hasan, di Kendari, Sabtu.

Ia lebih lanjut mengatakan bahwa lokasi penyaluran kegiatan sosial itu lakukan di daerah, THR, Woyong dan Punggolaka daerah Kota Kendari dengan menyasar warga yang benar-benar membutuhkan.
 
Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Kendari, saat menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga rentan COVID-19 di Kota Kendari. (ANTARA/Harianto)



"Yang menjadi sasaran kami dalam memberikan bantuan sembako ini adalah orang-orang yang kurang mampu dan sudah berhenti bekerja karena terdampak COVID-19. Kami turun langsung door to door," ungkapnya.

Ia mengatakan sumber bantuan yang disalurkan oleh lembaganya merupakan dari hasil donasi dan hasil bazar nonton bareng BEM dan HMJ yang diselenggarakan dirinya dan teman-teman organisasinya.

"Harapan kami dengan bantuan yang terbilang sedikit itu dapat bermanfaat karena apa, walaupun bantuan itu jumlahnya atau nominalnya besar jika hanya kabarnya saja tidak ada bentuk nyata, maka akan lebih bermanfaat yang sedikit asalkan sudah benar-benar ada di depan mata," pungkasnya.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar