BNNP Sultra berbagi sembako kepada warga kurang mampu di Kendari

id BNN,pembagian sembako, bnnp sultra

BNNP Sultra berbagi sembako kepada warga kurang mampu di Kendari

Pihak BNN saat menyalurkan bantuan sembako pada warga kurang mampu di Kendari, Selasa. (ANTARA/HO-BNNP Sultra)

Kendari (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan kegiatan sosial dengan membagikan paket sembako kepada warga kurang mampu guna membantu meringankan beban ekonomi mereka di tengah adanya pandemi wabah virus Corona.

Kepala BNNP Sultra, Brigjen Pol Ghiri Prawijaya mengatakan, bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi pihaknya dalam membantu warga khususnya warga yang kurang mampu yang terdampak akbibat adanya COVID-19.

"Adapun bantuan yang kami berikan sebanyak 100 paket, setiap paket terdiri dari beras berisi 5 kilogram, indomie 10 bungkus, minyak goreng dan telur," kata Ghiri melalui rilis BNNP Sultra, yang diterima di Kendari, Selasa.

Ghiri mengungkapkan, lokasi pembagian sembako tersebut yakni ditiga kelurahan diantaranya Kelurahan Anduonohu, Kelurahan Kambu dan Kelurahan Nanga-nanga.
Pihak BNN saat menyalurkan bantuan sembako pada warga kurang mampu di Kendari, Selasa. (ANTARA/HO-BNNP Sultra)


Ia berharap dengan diberikan bantuan sembako tersebut bisa membantu kebutuhan pangan para warga, sehingga tetap berada di rumah jika tidak ada kepentingan penting di luar dan selalu mengikuti imbaun pemerintah terkait pencegahan penyebaran wabah virus Corona.

"Semoga ini bisa membantu meringankan beban saudara-saudara kami di tengah imbauan pemerintah untuk tetap berada di rumah guna memutus rantai penyebaran virus corona," pungkasnya.

Penyaluran bantuan sembako tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Sultra Brigjen Pol Ghiri Prawijaya didampingi Kabid P2M Harmawati dan Kepala Seksi Pencegaha dan Darma Wanita BNNP Sultra di lokasi yaitu Kelurahan Anduonohu, Kelurahan Kambu, sementara di Kelurahan Nanga-nanga diserahkan oleh Kepala Bidang Rehabilitasi La Mala.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar