Wali Kota Baubau sumbangkan gajinya dua bulan bantu penanganan COVID-19

id corona,covid-19,walikota baubau

Wali Kota Baubau sumbangkan gajinya dua bulan bantu penanganan COVID-19

Wali Kota Baubau, AS Tamrin (foto Antara/Yusran)

Kendari (ANTARA) - Wali Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, AS Tamrin menyumbangkan gajinya dua bulan sebagai bentuk kepedulian dalam membantu penanganan COVID-19.

"Dua bulan gajiku diambil semuanya. Memang Kalau dilihat jumlahnya tidak banyak, tetapi ini merupakan suatu rasa keprihatinan dan kepedulian kita," ujar Wali Kota Baubau dua periode ini, di Baubau, Kamis.

Kata Tamrin, gaji yang telah disumbangkan itu diharapkan bisa digunakan untuk membantu membeli kebutuhan seperti alat pelindung diri, atau bahan penyemprotan disinfektan dalam upaya penanganan wabah Virus Corona tersebut.

"Ini adalah sentuhan dan bahasa batin ingin menyadarkan bahwa ada kepedulian terhadap saudara-saudara kita bukan hanya yang terpapar, tetapi teman-teman kita tenaga medis yang memberikan pelayanan mungkin membutuhkan seperti alat pengamanan diri (APD), meski juga sudah ada didrop dari provinsi," tuturnya.

Gerakan menyumbangkan gaji itu, kata dia, selain bertujuan untuk membantu, juga sebagai bentuk menyampaikan kepada pejabat daerah itu untuk turut membantu tetapi tidak memberatkan.

"Bahwa ini loh saya sudah menyumbang, kalau dia merasa wali kota sudah menyumbang, kalian juga silahkan tetapi tidak memberatkan," katanya.

Pemerintah Kota Baubau dalam penanganan pencegahan virus corona yang saat ini dikhawatirkan masyarakat luas telah melakukan berbagai langkah dan upaya dalam memutus rantai penyebaran COVID-19 itu.

Wali Kota Tamrn mengimbau kepada gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Baubau untuk lebih bekerja dalam penanganan COVID-19 itu dengan sesuai prosedur tetap dan standar operasional prosedur (SOP).

"Jadi semua yang bertugas sudah dibagi-bagi, baik ada yang bagian penanganan, publikasi dan lainnya. Kita berharap dan berdoa bencana virus ini secepatnya berlalu," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar