Di Kendari. harga beras lokal naik dibanding beras impor

id beras

Di Kendari. harga beras lokal naik dibanding beras impor

Aktifitas penjual beras di pasar sentral Kota Kendari. (foto Antara/Azis Senong)

Kendari (ANTARA) - Harga beras di sejumlah pasar tradisional maupun pasar induk di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga akhir Februari 2020 mengalami kenaikan tipis dibanding dengan produk beras impor dari luar.

Keterangan dari petugas pemantuan harga komoditi pangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra, di Kendari Jumat menyebutkan, harga beras lokal (Konawe) justru naik hingga Rp9.950/kilo gram sementara beras dari luar ciliwung dan IR 46 seharga Rp9.800 hingga Rp9.860/kilo gram.

"Ada selisih harga antara beras lokal hasil petani di Sultra ketimbang beras yang datang dari luar daerah seperti beras ciliwung dan IR46 yang banyak didatangkan dari
luar Sultra," kata Plt Kadis Perdangangan Dalam Negeri Disperindag Sultra Usman.AT.

Ia mengatakan adanya perbedaan harga ditingkat pedagang pengecer itu adalah hal biasa dalam jual beli dipasaran, karena biasanya setiap penjual dan pembeli tidak satu tempat membeli beras di tingkat distributor.

 
Kadis Perindag Sultra, Siti Saleha (kiri) saat melakukan pemantauan harga di salah satu pasar di kendari didampingi tim TPID lainnya. (Foto Antara/Azis Senong)

Menurut Usman, selama dua pekan terakhir, ketersediaan kebutuhan pangan selain beras cukup tersedia seperti telur, daging, ikan segar, gula pasir, bawang merah, minyak goreng, tepung terigu, susu kental, cabai, dan produk sayuran masih tergolong stabil dan stoknya cukup untuk beberapa hari kedepan.

"Distribusi kebutuhan pangan, baik yang datang dari luar daerah maupun produk lokal cukup tersedia. Bahkan hasil sidak dari Tim TPID Sultra di pertengahan Februari
lalu tersedia cukup meskipun cabai dan bawang saat itu ada kenaikan namun, beberapa hari kemudian normal kembali.

Untuk harga daging segar masih stabil pada Rp120.000/kilo gram, ayam potong Rp30.000/ kilo gram dan ayam kampung Rp70.000/ kilo gram. Minyak goreng bermerek dan non kemasan masing-masing Rp15.200 per liter dan Rp10.000/liter.

Begitu pula dengan cabai merah besar seharga Rp37.000/ kilo gram atau alami penurunan dibanding sebelumnya yang mencapai Rp38.500/ kilo gram, cabai keriting juga seharga Rpo37.600/ kilo gram dan cabai rawit merah Rp32.000/ kilo gram.

Sementara bawang merah maupun bawang putih harga sama yakni Rp48.000 hingga Rp49.500 per kilo gram tergantung dari kualitas dan besaran buahnya.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar