Tiga hari dicari, nelayan hilang di Buton Selatan belum ditemukan

id Nelayan Hilang

Tiga hari dicari, nelayan hilang di Buton Selatan belum ditemukan

Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian nelayan hilang bernama La Ode Samiun (60) yang dilaporkan hilang saat memancing di Perairan Batauga hingga Pulau Siompu, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sultra pada Jumat (17/1) lalu, namun pencarian tersebut belum membuahkan hasil. (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Hari ketiga pencarian seorang nelayan bernama La Ode Samiun (60) yang dilaporkan hilang saat memancing di Perairan Batauga hingga Pulau Siompu, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara, pada Jumat (17/1) lalu, belum membuahkan hasil.

Pos Search And Rescue Baubau, Sulawesi Tenggara bersama tim gabungan, terpaksa menghentikan sementara pencarian nelayan tersebut dan akan dilanjutkan pada, Senin (20/1) pagi pukul 06.00 Wita.

"Sejak dilakukan pencarian pukul 06.00 Wita, hingga memasuki pukul 18.00 Wita pencarian dengan hasil nihil sampai saat ini, operasi akan dilanjutkan besok pagi pada pukul 06.00 Wita," kata Humas SAR Kendari, Wahyudi di Kendari, Minggu.

Dalam pencarian nelayan tersebut, SAR bersama tim gabungan melakukan pencarian masih di wilayah sekitar 3 neutical mile (NM) lokasi kejadian kecelakaan (LKK) nelayan itu.

"Saat dilakukan pencarian, cuaca cerah dengan ketinggian ombak kurang lebih 50 cm. Namun SAR bersama tim gabungan belum menemukan nelayan hilang itu," ujarnya.
Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian nelayan hilang bernama La Ode Samiun (60) yang dilaporkan hilang saat memancing di Perairan Batauga hingga Pulau Siompu, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sultra pada Jumat (17/1) lalu, namun pencarian tersebut belum membuahkan hasil. (ANTARA/Harianto)



Untuk diketahui, korban pergi memancing, Jumat (17/1) pagi, sekitar pukul 08.00 Wita. Dan di laporkan hilang oleh keluarganya pada pukul pukul 09.00 Wita.

Baca juga: Dihentikan sementara, pencairan nelayan hilang di Buton Selatan

Unsur yang terlibat dalam pencarian itu, Rescuer Pos SAR Baubau 7 orang, Polsek Batauga 4 orang, BPBD Buton Selatan 15 orang, Koramil Batauga 5 orang, Brimob 12 orang, Dinas Sosial Buton Selatan 12 orang, Dinas Kelautan dan Perikanan Busel 5 orang, Dinas Kominfo Busel 5 orang, dan Keluarga Korban dan Nelayan sekitar 40 orang.

"Sementara alat yang digunakan, yakni RIB Basarnas Kendari, Rubber Boat Basarnas Kendari, dan Speed Boat BPBD Busel," ujar Wahyudi.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar