Bawaslu minta perekrutan PPK-PPS kompeten dan berintegritas

id Pilkada 2020, Bawaslu

Bawaslu minta perekrutan PPK-PPS kompeten dan berintegritas

Ketua Bawaslu Sultra, Hamiruddin Udu. (ANTARA/Harianto)

Konawe (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta perekrutan panitia pengawas kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) di tujuh kabupaten yang akan menggelar Pilkada serentak, berkompeten dan memiliki integritas.

Ketua Bawaslu Sultra, Hamiruddin Udu, di Kendari, Kamis, mengatakan untuk mewujudkan pemilihan yang adil, seorang anggota PPK maupun PPS harus memiliki integritas dalam menjalankan tugasnya.

"Jika seseorang tidak memiliki integritas maka dapat terhasut oleh orang-orang yang ingin berbuat curang saat Pilkada," katanya.

Selain itu, ia mengatakan bahwa dalam perekrutan PPK dan PPS, proses seleksinya akan diawasi oleh Bawaslu sebab berdasarkan data Pemilu 2019 disebutkan bahwa laporan pelanggaran terbanyak dari penyelenggara itu sendiri. 

"Setelah PPK dan PPS terpilih dilantik, juga harus ada supervisi yang kuat dari penyelenggara di atasnya, yaitu KPU. Sebab yang Bawaslu periksa kemarin (Pemilu 2019), salah satu sebab penyelenggara dilaporkan karena salah menjalankan tugasnya, sehingga keluar rekomendasi pemungutan suara ulang (PSU)," ujarnya.

Baca juga: Bawaslu tegaskan Panwascam harus punya integritas

Ia juga berharap, dalam perekrutan PPK dan PPS tidak ada titipan dari elit politik ataupun lolos karena menyogok panitia perekrutan. Namun betul betul terpilih karena kemampuan dan integritasnya.

Untuk diketahui, tujuh daerah di Sulawesi Tenggara yang akan melaksanakan Pilkada serentak 2020 antara lain Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Konawe Utara (Konut), Konawe Kepulauan (Konkep), Kolaka Timur (Koltim), Buton Utara (Butur), Muna, dan Wakatobi.
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar