Dinkop-UKM Kolaka memprogramkan "satu kecamatan satu produk"

id Kominfo

Dinkop-UKM Kolaka memprogramkan "satu kecamatan satu produk"

Kadis Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kolaka, I Nyoman Suastika. (foto Antara/Azis Senong)

Kendari (ANTARA) - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop-UKM) Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam tahun 2020 akan memprogram pengemasan baru agar lebih menarik dijual berbagai produk usaha dengan program 'satu kecamatan satu produk'.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kolaka, I Nyoman Suastikan melalui telepon, Selasa mengungkapkan berdasarkan kebijakan Pemkab Kolaka bahwa setiap program unggulan daerah akan didorong untuk meningkatkan pemasaran yang tidak hanya pada penjualan lokal tetapi ke depan pada industri rumah tangga.

Ia mencontohkan, produk beras asal Wolo-Samatur yang belakangan ini cukup diminati konsumen, walaupun masyarakat Kolaka secara menyeluruh belum dikenal, namun pasarannya sudah banyak yang ke luar daerah seperti ke Wakatobi dan Buton.

"Saat ini di Wilayah Kolaka banyak berkembang produk makanan ringan seperti, Pure Coconut Oil (PCO) dan lainnya yang sudah dipasarkan meluas namun promosi dan publikasinya masih terbatas. Olehnya itu di tahun 2020 kita akan tingkatkan pemasarannya lebih luas," ujarnya.

Mantan Kadis Kominfo tersebut mengatakan, untuk memperluas jangkauan pemasarannya, tentu akan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dinas Pariwisata dan instansi terkait lainnya.

"Yang pasti bahwa semua instansi terkait akan kita libatkan, dengan di bawah kordinasi Asisten II Pemkab Kolaka sebagai penanggung jawab program perekonomian," katanya.

Baca juga: Ketua UKM-IKM Sultra ajak pelaku UMKM gunakan "e-commerce"

Oleh karena itu dengan program kemasan baru maka produk tersebut akan lebih dikenal di masyarakat, dan tentunya akan dipasarkan lebih luas bahkan hingga ekspor.

Untuk mempercepat proses pemasaran ke luar wilayah, pihaknya juga akan menggandeng pihak ke tiga seperti Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sultra serta perusahaan swasta lainnya dalam pola kemitraan yang saling menguntungkan.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar