Samakan Presepsi Program, PKS Sultra Siap Gelar Rakorwil 2019

id Rakorwil pks

Samakan Presepsi Program, PKS Sultra Siap Gelar Rakorwil 2019

Para pengurus DPW PKS Sultra saat bersilaturahmi dengan Kapolda Sultra dalam rangka persiapan Rakorwil PKS Sultra 2019. (foto Antara/Suparman)

Kendari (ANTARA) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal melaksanakan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) pada 14—15 Desember 2019 di Kendari guna menyamakan presepsi program antara pusat dan daerah.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sultra, Yaudu Salam Ajo, Rabu, di Kendari, mengatakan, rakorwil nanti akan menjadi wadah untuk menyamakan persepsi antara pusat dan daerah.

“Rakorwil ini kan sifatnya internal. Nanti pesertanya itu utusan 17 kabupaten/kota (Dewan Pengurus Daerah) dan wajib hadir dia. Termasuk anggota DPRD PKS se-Sultra wajib hadir juga," kata Yaudu.

Meski rakorwil sifatnya internal bagi pengurus PKS katanya, tetapi pihaknya menyediakan sesi yang terbuka untuk masyarakat umum yakni Training Orientasi Partai (TOP).

“Acara rakorwil itu ada acara yang bersifat internal, ada juga yang namanya TOP. Di dalam TOP itu pesertanya selain dari rakorwil juga diundang dari masyarakat yang memang sudah diporsikan untuk itu. Tokoh-tokoh juga kita undang," katanya.

Ia berharap rakorwil dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana, sehingga apa yang menjadi arahan DPP PKS pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Jakarta beberapa waktu lalu dapat tersampaikan kepada pengurus 17 kabupaten/kota di Sultra.

"Jadi kita punya desain, pertama itu adalah masalah rekrutmen, dan memang di tahun 2020 ini PKS itu mencanakan sebagai tahun rekrutmen. Kemudian kedua, berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat, kegiatan-kegiatan sosial, artinya itu menjadikan citra PKS sebagai partai yang peduli, bersama dengan rakyat, itu yang akan dielaborasi. Ketiga, juga berkaitan dengan Pilkada, terutama di Sultra ini ada 7 daerah yang akan Pilkada, itu yang akan kita bicarakan," katanya.

Ia menambahkan, dalam TOP tersebut, PKS akan menghadirkan para pemateri dari unsur Kepolisian, TNI, dan MUI. Sementara untuk materi, kata Yaudu, diantaranya jati diri dan kiprah PKS, kemudian penguatan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika serta peningkatan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan akhlak dalam rangka mengokohkan NKRI.

“Di TOP itu akan disampaikan tiga materi. Kita sudah ketemu Kapolda. Kapolda lagi mempertimbangkan untuk hadir karena ada kegiatan, tapi kita berharap beliau bisa hadir membersamai kita. Kemudian hari ini kita silaturahim dengan Danrem dan MUI,” pungkasnya.

Baca juga: Rizki Brilian Pagala jadi anggota dewan termuda dari partai PKS
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar