Partai Demokrat Sultra mendalami visi-misi bakal calon bupati

id Demokrat

Partai Demokrat Sultra mendalami visi-misi bakal calon bupati

Ketua DPD Partai Demokrat Sultra Muhammad Endang di wawancara di sela-sela penyampaian visi misi bakal calon bupati, Selasa (26/11/19). (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Tenggara mendalami visi-misi bakal calon bupati yang akan maju pemilihan kepala daerah (pilkada) setempat melalui partai tersebut, di salah satu hotel di Kendari, Selasa (26/11).

Ketua DPD Partai Demokrat Sultra Muhammad Endang mengatakan penyampaian visi-misi tersebut merupakan rangkaian dari tahapan penjaringan bakal calon bupati di tujuh kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada 2020.

"Pemaparan visi misi balon bupati ini diikuti oleh hanya beberapa daerah, yaitu Kabupaten Buton Utara, Wakatobi, Kolaka Timur, dan Kabupaten Konawe Selatan," kata dia.

Endang mengungkapkan daerah lainnya seperti Kabupaten Muna meminta untuk menggelar pemaparan tersendiri di daerahnya pada 6 Desember mendatang.
 
Irham Kalenggo salah satu bakal calon Bupati Konawe Selatan menyampaikan visi misi kepada Partai Demokrat Sultra jika menjadi bupati. Selasa (26/11/19). (ANTARA/Harianto)



"Sementara Kabupaten Konawe Utara tidak dilakukan penjaringan karena Demokrat tidak memiliki kursi di daerah itu. Dan Kabupaten Konawe Kepulauan tidak memaparkan visi misi karena final untuk Pak Amrullah, tinggal wakilnya dan tentu kita bicarakan dengan Pak Amrullah dan koalisi partai," ungkapnya.

Dari semua bakal calon bupati yang menyampaikan visi misinya itu, bukan kader Partai Demokrat, sedangkan kader Demokrat hanya mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati.

Endang mengungkapkan hal yang menjadi penilaian dalam penyampaian visi-misi, yaitu bakal calon bupati harus disenangi rakyat dan memiliki tingkat elektabilitas tinggi.

"Kemudian tahapan selanjutnya penyampaian visi misi ini kita laporkan di DPP, Pada Januari-Februari Demokrat akan melakukan survei. Makanya kita minta semua calon untuk mencari partai koalisi karena Demokrat tidak bisa mengusung calon sendiri," katanya.

 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar