Momen HPS, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan 18.000 kartu ke Petani Sultra

id Kartu petani

Momen HPS, BPJS Ketenagakerjaan Serahkan 18.000 kartu ke Petani Sultra

Penyerahan Kartu petani secara simbolis kepada petani oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi dan didampingi oleh Deputi Direktur Wilayah Sulawesi Maluku BPJS Ketenagakerjaan, Toto Suharto, plt Dirut Bank Sultra, Abdul Latif dan disaksikan oleh Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, pada momen Puncak Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 39 di Desa Puudambu, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan, Sultra, Sabtu. (Foto ANTARA/Suparman)

Andoolo (ANTARA) - Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menyerahkan 18.000 kartu kepada petani pada momen puncak pelaksanaan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 39 di Desa Puudambu, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu.

Kartu petani tersebut diserahkan secara simbolis kepada petani oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi dan Deputi Direktur Wilayah Sulawesi Maluku BPJS Ketenagakerjaan, Toto Suharto, plt Dirut Bank Sultra, Abdul Latif dan disaksikan oleh Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo.

Deputi Direktur Wilayah Sulawesi Maluku BPJS Ketenagakerjaan, Toto Suharto, mengatakan kartu jaminan sosial untuk petani tersebut merupakan CSR dari Bank Sultra sebagai tindak lanjut dari kerja sama antara Bulog dan Pemprov Sultra selaku pemilik Bank Sultra.

"Sebelumnya telah ada kerja sama antara pemerintah daerah Sultra melalui Bank Sultra dan Bulog terkait pemberian jaminan sosial ketenagakerjaan kepada petani di Sultra," katanya.

Bantuan kartu jaminan sosial kepada petani tersebut katanya, sebagai wujud keseriusan pemerintah daerah yang telah memahami kewajibannya untuk memberikan perlindungan kepada seluruh tenaga kerja, baik sektor formal dan informal.

"Jujur kami sangat mengapresiasi upaya pemerintah daerah melalui Bank Sultra, untuk memberikan perlindungan kepada para petani kita yang rentan dengan resiko kerja," katanya.

Ia mengatakan 18.000 petani itu akan diberikan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dengan iuran per bulannya Rp16.800.

"Dengan begitu para petani tidak perlu khawatir jika terjadi apa-apa saat sedang melakukan aktivitas pertaniannya selama 24 jam. Kami sangat apresiasi pihak Bank Sultra yang menanggung iuran 18.000 petani ini selama tiga bulan," katanya.
 

Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar