Persipura dan PSM Makassar taklukkan lawan-lawannya untuk mendaki di klasemen

id klasemen Liga 1,psm makassar,persipura,persija,madura united

Persipura dan PSM Makassar  taklukkan lawan-lawannya untuk mendaki di klasemen

Pesepakbola Semen Padang FC Dedi Hartono (kanan) terjatuh saat berebut bola dengan pemain Persipura Valentino Telaubun (kiri) pada pertandingan lanjutan Liga 1 2019, di Stadion GOR H Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Kamis (24/10/2019). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/nz.

Jakarta (ANTARA) - Persipura Jayapura dan PSM Makassar menaklukkan lawan-lawannya pada pertandingan-pertandingan lanjutan Liga 1 yang berlangsung pada Kamis untuk mendaki di klasemen sementara.

Persipura meraih kemenangan 2-1 saat melawat ke markas Semen Padang untuk membawa mereka naik ke peringkat keempat dengan koleksi 37 poin. Bagi Kabau Sirah, hasil itu membuat mereka masih tertahan di zona merah.



PSM Makassar melupakan hasil buruk ditaklukkan Persija dengan mendulang kemenangan tipis 1-0 saat menjamu Madura United. Bagi PSM, tambahan tiga poin membuat mereka naik ke peringkat kedelapan dengan 33 poin. Sedangkan kekalahan ini membuat Madura semakin sulit mengejar Bali United di pucuk klasemen.

Tira Persikabo kembali gagal meraih tiga poin akibat ditahan imbang tamunya Arema dengan skor 1-1. Tira semakin tercecer dari persaingan di papan atas, sedangkan Arema mempertahankan posisinya di peringkat ketujuh dengan 35 poin.



Persija Jakarta tidak mampu meneruskan tren kemenangannya di markas lawan saat dijamu PSS Sleman. Macan Kemayoran hanya membawa pulang satu poin akibat bermain imbang tanpa gol di Maguwoharjo. Tambahan satu poin itu membawa Persija naik ke peringkat ke-13 dengan 24 poin.

Hasil-hasil pertandingan Liga 1 pada Kamis:

PSM Makassar 1 (Marc Klok PEN 58') Madura United 0
Semen Padang 1 (Karl Max 16') Persipura Jayapura 2 (Todd Ferre 78', Boaz Solossa 37')
PS Tira Persikabo 1 (Wawan Febriyanto 59') Arema FC 1 (Nur Hardianto 30')
PSS Sleman 0 Persija Jakarta 0

Klasemen sementara Liga 1

Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar