OJK-UHO mendorong generasi milenial jadi wirausaha

id OJK UHO

OJK-UHO mendorong generasi milenial jadi wirausaha

Expo kewirausahaan dan inklusi keuangan OJK. Expo ini merupakan kerjasama antara OJK dan UHO Kendari dalam mendorong generasi milenial menjadi wirausaha. (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menggelar expo Kewirausahaan dan inklusi Keuangan dalam mendorong generasi milenial menjadi entrepreneur.

Kepala Bagian Pengawasan OJK Sultra, Maulana Yusup mengatakan, expo UHO dan Inklusi Keuangan OJK untuk mendorong minat para pemuda menjadi entrepreneur.

"Sebab entrepreneur muda akan meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri bagi pertumbuhan ekonomi dan inklusi keuangan," kata Maulana Yusuf, di Kendari, Minggu.

Maulana juga menjelaskan, kegiatan tersebut juga bisa menjadi ajang bagi para praktisi bisnis, investor, dan pelaku usaha baik dari korporasi besar maupun UMKM untuk mengambil pelajaran pada saat menghadirkan sejumlah pakar di bidangnya seperti Merry Riana.

"Dalam menjalankan usaha, UMKM muda juga perlu memanfaatkan kemudahan dalam memperoleh tambahan modal. Namun, perlu kami himbau untuk senantiasa waspada terhadap maraknya pinjaman online seminar kewirausahaan yang (pinjol) yang illegal," jelasnya.
Pembukaam expo kewirausahaan dan inklusi keuangan OJK. (ANTARA/Harianto)


Maulana berharap, dengan kegiatan tersebut, para pemuda terutama mahasiswa dapat beradaptasi, berkontribusi serta siap menghadapi revolusi 4.0 serta dapat membangkitkan jiwa pemuda untuk menjadi pribadi yang produktif dan mengurangi kebiasan konsumtif.

"Melalui kegiatan ini diharapkan para pemuda terutama mahasiswa dapat beradaptasi, berkontribusi, serta siap menghadapi revolusi 4.0 ini yang semakin lama dan lambat laun semakin menggantikan posisi manusia dengan teknologi," katanya.

"Serta membangkitkan jiwa pemuda untuk menjadi pribadi yang produktif dan mengurangi kebiasan konsumtif," tambahnya.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar