BKKBN Sultra gelar pelatihan teknis bagi PLKB di Konawe Kepulauan

id Bkkbn sultra

BKKBN Sultra gelar pelatihan teknis bagi PLKB di Konawe Kepulauan

Plt kepala BKKBN Sultra, Jamaluddin, saat berikan sambutan pada pembukan kegiatan pelatihan teknis program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) bagi penyuluh lapangan keluarga berencana (PLKB) non PNS di Kabupaten Konawe Kepulauan tahun 2019, di Langara, Jumat. (Foto ANTARA/Suparman)

Langara (ANTARA) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar pelatihan teknis program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) bagi penyuluh lapangan keluarga berencana (PLKB) non PNS di Kabupaten Konawe Kepulauan tahun 2019.

Kegiatan yang berlangsung dari 11-18 Oktober tersebut dibuka Kepala Dinas Dalduk KB, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Konawe Kepulauan, Nurhidayati, dihadiri oleh plt Kepala BKKBN Sultra, Jamaluddin, Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan BKKBN Sultra, Min Rahmatin, di Langara, Jumat.

Kepala Dinas Dalduk KB PPPA Konawe Kepulauan, Nurhidayati, saat membuka acara itu mengatakan kegiatan itu sangat penting karena merupakan ajang belajar dan menuntut ilmu yang berkaitan tugas PLKB.

"Karena itu saya berpesan kepada peserta untuk memanfaatkan momen itu dengan penuh rasa tanggung jawab sehingga pengetahuan tentang PLKB semakin bertambah. Ini merupakan bekal dalam menjalankan tugas terkait PLKB di lapangan," katanya.

Ia juga berharap, agar ilmu yang diperoleh dari pelatihan itu dapat ditularkan kepada teman yang lain dalam menjalankan tugas di lapangan.
BKKBN Sultra melaksanakan kegiatan Bimbingan Terpadu (Bindu) di Kabupaten Konawe Kepulauan dengan peserta para tenaga PLKB Non PNS, di Langara, Jumat. (Foto ANTARA/Suparman)


Plt Kepala BKKBN Sultra, Jamaluddin, saat memberikan sambutan mengaku bahwa program KKBPK di Konawe Kepulauan sudah bagus dan tenaga PLKB khususnya yang Non PNS sudah bekerja maksimal.

"Kita akui saat ini tenaga penyuluh belum mencukupi rasio dilihat dari jumlah desanya. Di Konawe Kepulauan hanya satu PLKB PNS, tetapi bersyukur kepada Pemda yang telah mengangkat penyuluh KB non ASN, artinya bupati memiliki kepedulian besar dalam rangka pengendalian kependudukan dan pembangunan keluarga di Konawe Kepulauan," katanya.

Ia menyebutkan, capaian program KKBPK di Kabupaten Konawe Kepulauan untuk 2019 terhitung sampai Agustus sudah mencapai 74 persen dari peserta baru KB yang ditargetkan.

"Saya yakin, tersisa waktu empat bulan ke depan maka target KKBPK di Konawe Kepulauan bisa capai 100 persen atau melebihi 100 persen.

Dikatakan, berbicara KB tidak hanya berfokus pada menekan angka kelahiran penduduk, tetapi lebih berbicara pada kualitas penduduk atau kualitas sumber daya manusia.

"PLKB merupakan ujung tombak di lini lapangan, sehingga keberadaannya  sangat dibutuhkan dan perlu  mendapatkan pengetahuan, keterampilan dari program KKBPK,” katanya.

PLKB non PNS katanya, memiliki peran besar untuk menggerakkan masyarakat agar ber KB, sehingga gerakan para tenaga PLKB non ASN sangat membantu pemerintah setempat dalam wujudkan program KB.
 
BKKBN Sultra melakukan Bimbingan Tehnis Pengelolaan Gudang Alkon dan Non Alkon tingkat Konawe Kepulauan dengan peserta PLKB di Konawe Kepulauan, di Langara, Jumat. (Foto ANTARA/Suparman)

Pada hari yang sama, BKKBN Sultra juga melaksanakan kegiatan Pelaksanaan Bimbingan Terpadu (Bindu) di Kabupaten Konawe Kepulauan dengan peserta para tenaga PLKB Non PNS.

Selain dua kegiatan tersebut, kegiatan lain yang dilakukan BKKBN Sultra dalam kunjungan di Konawe Kepulauan tersebut adalah Bimbingan Tehnis Pengelolaan Gudang Alkon dan Non Alkon tingkat Konawe Kepulauan dengan peserta PLKB di Konawe Kepulauan.


 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar