Alumni Poltekkes Kendari diharapkan bisa meningkatkan derajat kesehatan

id Poltekkes

Alumni Poltekkes Kendari diharapkan bisa meningkatkan derajat kesehatan

Direktur Poltekkes Kemenkes Kendari, Askrening saat memindahkan tali toga wisudawati, Sabtu (21/9/2019) ANTARA/Harianto

Kendari (ANTARA) - Direktur Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kendari, Askrening, berharap pada 623 wisudawan-wisudawati pada wisuda ke-18 Ahli Madya Kesehatan Sarjana Terapan Kesehatan, agar dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

"Jadi kami harapkan ilmu yang mereka dapatkan bisa mereka aplikasikan ke masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan menurunkan angka kesakitan dan angka kematian, terutama pada seorang ibu," kata Askrening, di Kendari, Sabtu.

Visi misi Poltekkes adalah, lanjut Askrening, menjadikan institusi kesehatan yang menghasilkan lulusan tenaga kesehatan yang profesional, bermutu, inovatif dan mandiri, serta mempunyai wawasan kemaritiman sampai tahun 2028.

"Artinya kami memang menggenjot mahasiswa kami bagaimana mereka bisa melakukan pelayanan kesehatan secara mandiri di masyarakat terutama untuk Sulawesi Tenggara yang 78 persen adalah daerah maritim, sementara 22 persen daerah daratan," jelas Askrening.

"Jadi kami sudah punya kerja sama dengan Menteri Kelautan dalam hal ini untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di pesisir. Jadi masyarakat di pesisir akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang sama dengan daerah daratan," tambahnya.
Wisuda ke-XVIII Poltekkes Kemenkes Kendari. (ANTARA/Harianto)

Ratusan mahasiswa yang wisuda pada Widusa ke-XVIII terdiri dari Program Studi D-III keperawatan 223 orang, dimana 73 orang kelas reguler dan 150 kelas RPL.

D-III Kebidanan berjumlah 84 orang, D-III Gizi berjumlah 88 orang dan D-III Analis Kesehatan berjumlah 46 orang, serta Program Studi D-IV Kebidanan berjumlah 166 , dimana kelas regular 40 orang dan Alih Jenjang 142 orang, selanjutnya, Prodi D-IV Gizi 18 orang, dimana kelas regular 17 orang dan Alih Jenjang 1 orang.

Dari 623 orang lulusan, rata-rata lulusan yang menyelesaikan pendidikan tepat waktu enam semester sebanyak 607 orang atau 97 persen dan 16 orang atau 3 persen menyelesaikan pendidikan 8-10 semester, dengan rata-rata IPK 3.76 dengan IPK tertinggi 3.88 atas nama Masyita Ainun Nisa dari Jurusan Analis Kesehatan.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar