PLN Baubau uji pembebanan pembangkit listrik baru 30 MW

id Pln

Lokasi PLTMG yang terletak di Kelurahan Kolese Kota Baubau masih dalam pembangunan. Proyek berkekuatan 30 MW ini selain mempekerjakan WNA juga tenaga kerja lokal. (Foto Antara/ Yusran) (Foto Antara/ Yusran/)

Baubau (ANTARA) - PT.PLN (Persero) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, sedang melakukan uji pembebanan aliran listrik baru dari sumber Pembangkit Listrik Tenaga Minyak Gas (PLTMG) 30 MW Kalialia, sehingga menyebabkan adanya pemadaman di daerah itu.

"Faktor pemadaman yang terjadi beberapa hari ini di Baubau karena memang adanya uji pembebanan aliran listrik dari pembangkit baru PLTMG Kalialia," ujar Manajer PLN ULP Baubau Kota, M Yusron Affandi, di Baubau, Kamis.

Dalam pengetesan pembebanan pembangkit baru hingga menyebabkan sistem kelistrikan sedikit terganggu beberapa kali itu, kata dia, karena masa uji pembebanan tersebut terdapat kendala dihadapi baik pada sisi jaringan maupun pada sisi pembangkit.

"Kalau menganalisa kendala dari jaringan. Beberapa kejadian kemarin seperti pohon, layang-layang yang menyebabkan terjadinya gangguan distribusi aliran listrik itu. Sedangkan dari sisi pembangkit atau mesin PLTMG kita kurang memastikan kendala tersebut," katanya.

Uji pembebanan aliran listrik baru dari PLTMG berkekuatan 30 MW itu, menurut Yusron, adalah penyesuaian atau seting proteksi untuk mengetahui bagaimana pola operasi yang handal di sistem yang sudah berjalan selama ini.

"Jadi dengan masuknya sumber energi yang baru ini dari PLTMG tentunya perlu penyesuiain, termasuk seting proteksinya. Memang masa uji pembebanan ini kita lakukan sesuai scedule di bulan Juli ini, karena jaringan baru yang sudah kita bangun per awal Juli sudah dialiri listrik dari PLTMG itu," ujarnya.

Percepatan masa uji pembebanan aliran baru itu, menurutnya, merupakan upaya dalam mewujudkan agar kebutuhan pasokan listrik selalu terpenuhi. Karena sistem kelistrikan Baubau sebelumnya hanya bertumpu pada pembangkit PLTU Baruta, PLTD Koubula dan PLTD Pasarwajo.

"Untuk itu, kami maupun pihak PLTMG sudah melakukan evaluasi. Kita minta doanya mudah-mudahan uji pembebanan ini berjalan lancar. Kita juga mohon maaf kepada para pelanggan, stakehokder dan pemerintah daerah sedikit terganggu dengan beberapa kali listrik padam atau blackout," ujarnya.

Dalam uji pembebanan tersebut, kata dia, pihaknya juga telah bersurat kepada Wali Kota Baubau, Bupati Buton, Bupati Busel, Bupati Buteng dan Bupati Butur. Sebab, sistem kelistrikan daerah itu interkoneksi dengan sistem kelistrikan Baubau.

"Kalau Butur memang ada pembangkit sendiri, hanya sebagian saja wilayah itu disuplai dari sistem Baubau. Termasuk sebagian wilayah Kabupaten Muna yakni Maligano dan Labunia juga disuplai dari sistem Baubau," tukasnya.

Diharapkan, dengan adanya pembangkit baru dan setelah masa uji coba selesai pembebanan sistem Baubau ke depan akan menjadi lebih handal atau tidak akan ada lagi adanya kekurangan daya atau defisit.

 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar