Kapolda Sulawesi Tenggara ajak anggotanya junjung tinggi etika kepolisian

id polda-hut-etika

Kapolda Sultra Brigjen Pol Iriyanto. (foto Antara/Suparman/)

Kendari (ANTARA) - Kapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Pol Iriyanto mengajak jajarannya menjunjung tinggi etika profesi kepolisian dalam menjalankan tugas sebagai pelayan, pengayom, pelindung dan penegak hukum.

"Hari Bhayangkara  tahun 2019 merupakan  momentum untuk mewujudkan institusi kepolisian yang profesional, modern dan terpecaya (promoter). Polri harus optimistis menyajikan pengabdian terbaik kepada masyarakat," kata Kapolda Iriyanto pada syukuran HUT ke-73 Bhayangkara di Mapolda Sultra, Rabu.

Dalam setiap pribadi anggota Bhayangkara wajib mengimplementasikan etika profesi yang bersumber dari nilai-nilai Pancasila dan Tribrata.

Tantangan berat yang dirasakan setiap anggota Polri dalam melayani masyarakat adalah kepentingan pribadi setiap anggota dan kepentingan institusi kepolisian.

Iriyanto menambahkan polisi sebagai pelayan masyarakat dan polisi sebagai penegak hukum menjadi ujian profesionalitas kepolisian sebagaimana diatur dalam UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

"Polisi harus sigap melayani masyarakat yang tertimpa bencana alam maupun bencana sosial. Polisi juga harus peduli dan empati kepada masyarakat yang mengalami kesulitan," ujarnya.

Polisi dituntut profesional menegakkan supremasi hukum tanpa pandang bulu namun berdasarkan fakta-fakta hukum yang ada.

"Satu yang kami (Polri) minta, yakni jangan sampai tidak percaya polisi. Polisi terus menerus meningkatkan profesional dan membangun nilai-nilai kepercayaan dari publik," kata Kapolda Sultra.

Polisi pun menyadari bahwa sukses menjalankan tugas dan wewenang sebagai pelayan, pengayom, pelindung dan penegak hukum bisa terwujud berkat dukungan masyarakat dan segenap pemangku kepentingan lainnya.

Sementara, Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Shaleh mengatakan anggota Polri perlu terus menunjukkan kiprahnya sebagai pelayan, pelindung, pengayom dan penegak hukum yang tegas, bijak dan humanis.

"Polisi tidak akan pernah sepi dari penilaian publik karena sehari-hari bersentuhan dengan masyarakat yang heterogen," kata politikus PAN ini.

Yang terpenting bagi kepolisian adalah menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional dan menjaga integritas berlandaskan nilai-nilai Tribarata, kata Rahman Shaleh.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar