BKKBN gelar orientasi pengelola pencatatan-pelaporan tingkat Kendari

id bkkbn orientasi

BKKBN gelar orientasi pengelola pencatatan-pelaporan tingkat Kendari

BKKBN Sultra menggelar Orientasi pengelola pencatatan dan pelaporan tingkat Kota Kendari, bertempat di kantor Dinas PP dan KB Kota Kendari, Senin. (Foto ANTARA/Suparman)

Kendari (ANTARA) - Badan Kependudukan Keluarga Berencana nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Orientasi pengelola pencatatan dan pelaporan tingkat Kota Kendari, bertempat di kantor Dinas PP dan KB Kota Kendari, Senin.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kabid ADPIN BKKBN Sultra, Agus Salim, turut hadir seluruh pejabat Eselon III dan IV Dinas PP dan KB Kota Kendari, sedangkan pesertanya adalah penyuluh atau Petugas Lapangan Keluarga Berencana se Kota Kendari.

Agus Salim mengatakan, tujuan kegiatan itu untuk meningkatnya pengetahuan, sikap dan keterampilan peserta dalam melakukan Pencatatan dan Pelaporan data bagi para pengelola program di lini lapangan.

"Harapan kita pengelola data di lini lapangan dapat meningkatkan pengetahuan terkait pengendalian lapangan, pelayanan kontrasepsi dan pendataan potensi wilayah, pendaftaran klinik KB, dan pendataan keluarga serta dapat melakukan analisa sederhana Pendataan Keluarga," katanya.

Agus Salim mengatakan, salah satu ujung tombak keberhasilan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) adalah para tenaga penyuluh.
Peserta Orientasi pengelola pencatatan dan pelaporan tingkat Kota Kendari yang dilakukan oleh BKKBN SUltra, bertempat di kantor Dinas PP dan KB Kota Kendari, Senin. (Foto ANTARA/Suparman)

"Karena itu, kita harapkan para penyuluh harus senantiasa meningkatnya pengetahuan, sikap positif peserta tentang Sistem Informasi Manajemen (SIM) Program KB Nasional. Dan meningkatnya pengetahuan dan sikap positif peserta tentang dalam Pencatatan Pelaporan Pengendalian Lapangan," katanya.

Dijelaskan, pencatatan dan pelaporan adalah indikator keberhasilan suatu kegiatan, tanpa ada pencatatan dan pelaporan, kegiatan atau program apapun yang dilaksanakan tidak akan terlihat tingkat keberhasilannya.

"Output dari pencatatan dan pelaporan ini adalah sebuah data dan informasi. Data dan informasi merupakan sebuah unsur terpenting dalam sebuah kegiatan, karena data dan informasilah yang dapat dipertangungjawabkan  tentang keberhasilan terhadap program yang dilaksanakan, dan dengan data dan pelaporan maka evaluasi dan rencana kerja berikutnya dapat disusun dengan benar," katanya.

 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar