Basarnas evakuasi Kapal Rute Kendari-Wawonii alami mati mesin

id evakuasi kapal

Tim Rescue Basarnas Kendari, saat mengevakuasi Kapal Motor (KM) Jurnia Rahman GT 88 rute Kendari-Wawonii bersama 40 penumpang yang terombang ambing di perairan Pulau Hari karena alami mati mesin, Pada pukul 17.25 wita, Kamis. ebanyak 3 orang penumpang dievakuasi ke Kendari dengan menggunakan KN SAR Pacitan, sedangkan dan 37 orang penumpang lainnya dievakuasi dengan menggunakan KM Elang Jaya untuk kembali menuju Pulau Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan. ((Foto ANTARA/Suparman))

Kendari (ANTARA) - Tim Basarnas berhasil mengevakuasi KM KM Jurnia Rahman GT 88 rute Kendari-Wawonii yang yang terombang ambing di perairan Pulau Hari karena alami mati mesin, Kamis.

Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, mengatakan pada pukul 15.52 wita, pihaknya menerima info dari Darwis yang merupakan nakhoda kapal bahwa pada pukul 14.35 wita KM Jurnia Rahman GT 88 rute Kendari-wawonii yang dikemudikannya mengalami mati mesin.

"Posisi saat itu kurang lebih 1 nautical mile dari Pulau Hari dengan jumlah penumpang sebanyak 40 orang," katanya.

Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 15.55 wita Tim rescue Basarnas Kendari diberangkatkan menuju tempat kejadian musibah (TKM) dengan menggunakan KN SAR Pacitan untuk memberikan bantuan SAR.

Pada pukul 17.25 wita KN SAR Pacitan berhasil menemukan KM Jurnia Rahman diTKM sesuai laporan awal dan langsung melakukan evakuasi.

"Sebanyak 3 orang penumpang dievakuasi ke Kendari dengan menggunakan KN SAR Pacitan, sedangkan dan 37 orang penumpang lainnya dievakuasi dengan menggunakan KM Elang Jaya untuk kembali menuju Pulau Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan.

Pada pukul 18.40 wita KN SAR Pacitan tiba kembali di Dermaga Utama Kawasan Timur Basarnas Kendari, Operasi SAR terhadap kapal KM Jurnia Rahman yang mengalami mati mesin di perairan Pulau Hari tersebut dinyatakan selesai dan ditutup. 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar