OJK ingatkan warga waspadai dua investasi di Wakatobi

id Ojk sultra

Kepala OJK Sultra Moh. Fredly Nasution (Foto Antara/Suparman)

Kendari (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengingatkan warga di Kabupaten Wakatobi agar mewaspadai dua investasi yang berpotensi merugikan masyarakat yang tengah marak terjadi di daerah itu.

"Dua investasi yang merugikan masyarakat ini adalah Indodax.com dan EXP Asset.com. Saat ini untuk EXP Asset.com diketahui ada sekitar 600 warga Wakatobi telah terdaftar atau join menanamkan modalnya," kata Kepala OJK Provinsi Sultra, M Fredly Nasution, di Kendari, Kamis.

Sedangkan untuk Indodax sendiri kata Fredly, pihaknya belum diketahui datanya, namun dipastikan sudah ada warga yang terdaftar.

OJK Sultra kata dia, belum bisa menyimpulkan kedua investasi ini berstatus ilegal atau tidak, walau pun keduanya memiliki potensi merugikan masyarakat, sebab hal tersebut merupakan kewenangan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi (WI) Ilegal atau bodong pusat untuk mengumumkan secara resmi.

"Kami hanya ingin lebih awal menyampaikan kepada warga yang mengetahui entitas yang tidak memiliki izin usaha dari OJK khususnya pada sektor Jasa keuangan untuk melapor pada OJK Sultra di Kendari, atau melalui call center 157,” katanya. 

Hal senada dikatakan Kepala Subbagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Sultra, Ridhony MH Hutasoit, bahwa kedua perusahaan ini tidak memiliki dasar hukum untuk penyelenggaraan prinsip usaha dan kerjanya.

"Dengan demikian sangat berpotensi dapat memberikan kerugian kepada masyarakat. Apalagi risikonya sangat fluktuatif, kadang naik atau turun serta tidak memiliki underlying atau tidak ada bentuk denominasi (pecahan mata uang) fisiknya serta tidak ada satupun entitas yang mengontrol harganya," katanya.

 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar