Kurs rupiah menguat, manfaatkan koreksi dolar AS

id rupiah,manfaatkan koreksi dolar AS

Arsip - Teller Bank Mandiri menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank Mandiri KCP Jakarta DPR, Senin (7/1/2019). Kurs Rupiah terhadap Dolar AS menguat 1,3 persen menjadi Rp14.080. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/ama.

Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa, bergerak menguat memanfaatkan koreksi dolar Amerika Serikat (AS).

Rupiah pagi ini bergerak menguat 44 poin menjadi Rp14.247 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.291 per dolar AS.

Analis Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yasyi di Jakarta, Selasa, mengatakan dolar AS terkoreksi disebabkan penguatan pound sterling seiring meningkatnya harapan pasar akan tercapainya kesepakatan terkait Brexit.

Baca juga: Dolar AS melemah di tengah meningkatnya pound sterling

"Memang kemarin May dan presiden komisi Eropa bilang mereka sudah ada kesepakatan. Jadi istilahnya pasar sudah berekspektasi tinggi terhadap kesepakatan Brexit," ujar Dini.

Menurut dia, pergerakan pasar uang hari ini akan sangat fluktuatif, terutama mata uang pound sterling terhadap dolar AS.

"Pergerakan pasar keuangan diperkirakan bakal sangat volatile tinggi hari ini, dari pergerakan GBP-USD khususnya yang akan berpengaruh ke dolar. Kekuatan dolar pasti berpengaruh ke rupiah," kata Dini.

Hingga pukul 9.52 WIB, nilai tukar rupiah masih menguat 36 poin menjadi Rp14.255 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.291 per dolar AS.

Baca juga: Harga emas turun di tengah kenaikan pasar ekuitas
 

 

Pewarta :
Editor: M Sharif Santiago
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar