BPS: data BPS untuk kemaslahatan masyarakat

id bps

ilustrasi (foto Antara)

Kendari (Antaranews Sultra) - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sudirman berharap seluruh lembaga, baik pemerintah maupun non pemerintah (LSM),akademisi dan masyarakat secara umum dapat memanfaatkannya untuk kemaslahatan rakyat.

"Semua data BPS selama ini sudah menjadi konsumsi nasional. Namun anehnya masih banyak komponen pemerintah maupun lembaga non pemerintah, kampus-kampus maupun LSM masih enggan menggunakan data, padahal itu sudah dijamin keakurasinya," katanya di Kendari, Kamis.

Sudirman menilai, saat ini lembaga dan masyarakat Kota Baubau masih enggan menggunakan data BPS. Padahal, di BPS telah tersedia sejumlah data, baik itu terkait perekonomian, indeks pembangunan, ketenagakerjaan, kemiskinan, tingkat inflasi, data penduduk, bahkan data potensi tiap Kelurahan se Kota Baubau.

Ia mengatakan, data BPS sudah menjadi kebutuhan universal, namun seakan-akan daerah tidak menggunakan, padahal data di BPS Baubau untuk kelengkapan riset sudah lengkap disiapkan.

Sudirman mengemukakan, jika semua data yang telah dihimpun BPS dapat digunakan dengan bijak, maka ini dapat mendorong tingkat kehidupan masyarakat menjadi lebih baik lagi serta mendukung program yang telah dicanangkan pemerintah.

"Artinya, bila membangun tanpa data biasanya hasilnya kurang baik. Jadi kita berharap data ini dapat digunakan untuk kemaslahatan masyarakat,? tandasnya.

Apalagi, menurut Sudirman, data yang ada di BPS merupakan data lengkap dan dapat diperbandingkan antara bulan, tahun bahkan antara kabupaten/Kota maupun provinsi.

BPS secara nasional pada 2020 akan kembali mengadakan sensus penduduk untuk mengetahui perkembangan dan tingkat pertumbuhan penduduk di Indonesia.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar