Panitia Porprov Sultra temukan rekayasa dokumen atlet

id atletik

ilustrasi atletik

Kolaka (ANTARANews Sultra) - Panitia pelaksana cabang olahraga atletik menemukan dugaan rekayasa dokumen atlet yang berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Sultra pada 5-14 Desember 2018 di Kabupaten Kolaka.

Penanggungjawab Porprov cabang olahraga atletik, Asrif Achmad di Kolaka, Kamis, mengatakan verifikasi administrasi kartu tanda penduduk (KTP) atlet beralamat Kolaka, namun setelah diverifikasi secara elektronik tertulis Kabupaten Sinjai dan Sulawesi Barat.

"Kalau atlet dan pengurus yang bersangkutan memaksakan diri atau menekan panitia, kami akan laporkan ke aparat penegak hukum," kata Asrif.

Sembilan atlet yang diduga terlibat rekayasa dokumen tersebar di Kabupaten Kolaka, Konawe Utara, Kota Kendari dan Kota Baubau.

"Kemungkinan oknum pemalsu data atlet bertambah dan dipastikan tidak dapat ikut berlomba," katanya.

Praktik rekayasa dokumen atlet disesalkan karena menyimpang dari doktrin olahragawan yang menjunjung tingggi semangat sportivitas.

Seksi Abitrasi dan keabsahan atlet Porprov XIII Sultra Muh Amir menyatakan tidak dibolehkannya atlet luar Sultra ikut berlaga pada Porprov XIII.

"Kalau ada yang merekayasa dokumen atlet dapat dilaporkan ke penegak hukum karena termasuk pidana," kata Muh Amir.
Pewarta :
Editor: M Sharif Santiago
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar