Atlet-ofisial Porprov Sultra dilindungiI BPJS Ketenagakerjaan

id Perlindungan Atlet

Gubernur Sultra, Ali Mazi saat serahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada lima perwakilan atlet yang berlaga pada Porprov XIII Sultra di Kolaka, Rabu. (Foto Antara/Suparman)

Kendari (Antaranews Sultra) - Sekitar 10 ribu atlet dan official yang terlibat dalam perhelatan akbar pekan olahraga provinsi (Porprov) XIII tingkat Provinsi Sultra 5-14 Desember di Kolaka mendapatkan perlindungan selama berlaga dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
     
Kepesertaan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan ini ditandai dengan penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis dari Gubernur Sultra, Ali Mazi, SH didampingi oleh Bupati Kolaka, Ahmad Safei yang diberikan kepada 5 perwakilan atlet yang berlaga di Porprov Ke XIII tersebut pada pembukaan Porprov di Stadion Gelora Kolaka, Rabu.
   
   Lima perwakilan atlet tersebut adalah Irfan Jaya (cabor menyelam), Agnes Putrisari (cabor balap sepeda), Evi Sartika (cabor Menembak), Wilda Syarif (Cabor Bola Voly), Laode Muh Sefyan (Cabor Balap Motor).
       
Penyerahan simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan ini juga disaksikan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Tenggara, La Uno, bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kolaka Bachtiar Asyhari.
     
Kegiatan ini menjadi salah satu bagian dari acara opening ceremony dalam Porprov Ke XIII Sultra.
     
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kendari, La Uno, mengatakan bahwa nanti nya para atlit yang berlaga di Porprov ini akan mendapatkan perlindungan atas resiko cidera fisik yang diakibatkan dari pertandingan.
   
  "Biaya pengobatan dan perawatan medis di rumah sakit nantinya akan dijamin seluruhnya oleh BPJS Ketenagakerjaan, atlet dan official tidak usah pusing memikirkan penanganan biayanya, karena sudah ada kami," kata La Uno.
   
Selain jaminan kecelakaan kerja selama berlaga kata La Uno, juga akan mendapatkan perlindungan atas reriko Kematian yang dialami oleh peserta porprov.
     
"Kita semua tentu tidak pernah berharap resiko kematian menimpa kepada siapapun, namun jika resiko ini sampai menimpa atlet dan official maka kami akan memberikan santunan kepada ahli waris peserta mulai dari Rp24 juta jika resiko kematian diluar dari akibat kecelakaan pertandingan, dan sekitar Rp48 juta jika peserta meninggal akibat dari resiko kecelakaan dari pertandingan," katanya.
     
Hal itu kata dia, merupakan komitmen dari Pengprov dan KONI Sultra untuk memberikan perlindungan terbaik untuk meningkatkan prestasi atlet.
       
Pada saat gubernur menyerahkan simbolis kepada masing-masing atlet, seluruh hadirin tamu undangan yang berada di area tribun dan panggung langsung bertepuk tangan dengan antusias.
       
Hal ini dikarenakan nantinya para atlit dan official yang terlibat dalam kegiatan Porprov akan mendapatkan jaminan atas resiko selama pertandingan.
       
Sebelum perhelatan Porprov digelar, setiap Kabupaten/Kota melalui KONI masing-masing daerah telah menyetorkan data para atlit dan official yang diajukan untuk mendapatkan jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan.
     
Dengan perlindungan yang diberikan ini, para atlet akan merasala lebuh aman dan nyaman sehingga dapat bertanding secara sungguh-sungguh, penuh antusias dalam meraih medali dan prestasi.

 
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar