KPU Kendari persilakan caleg kampanye melalui medsos

id kpu medsos

Kegiatan "KPU Kota Goes To Campus Universitas Haluoleo" di Kendari, Selasa. (foto Antara/Anggun Karsila dan Muh Irfan)

Kendari (Antaranews Sultra) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mempersilakan calon legislatif (caleg) untuk melakukan kampanye melalui media sosial (medsos).
    
"Kampanye caleg melalui medsos sudah diberlakukan sejak 23 September lalu sampai 13 April 2019," kata Anggota KPU Kota Kendari, Arsil, saat ditemui pada kegiatan "KPU Kota Goes To Campus Universitas Haluoleo" di Kendari, Selasa.
 
 Dikatakan, yang belum diperbolehkan oleh pihak penyelenggara terhadap caleg adalah pemasangan iklan di media sosial seperti baleho.
      
"Caleg saat ini masih kurang membedakan antara kampanye media sosial dan beriklan di medsos," katanya.

 Ia menambahkan, untuk kampanye iklan akan di perbolehkan mulai dari 24 Maret sampai 13 April 2019.
    
"Jadi, untuk kampanye sendiri sudah berlaku sejak September, beda halnya dengan iklan, seperti baliho atau alat peraga kampanye (APK) itu akan diberlakukan pada 24 Maret sampai 13 April, 2019," katanya.
    
Ia menjelaskan, dalam ketentuan PKPU 23, harus melaporkan kepada KPU maksimal 10 akun setiap media sosial, di antaranya, Facebook sebanyak 10 akun, Instagram 10 akun, Whatsapp 10 akun, sementara yang tidak terdaftar akan diberi teguran dari Penyelenggara Pemilu.
 
Terkait Alat Peraga Kampanye (APK) yang difasilitasi oleh KPU, katanya, dalam hal ini adalag baliho dan spanduk untuk partai politik sebagai peserta pemilu.
 
"Jadi, yang difasilitasi oleh KPU bukan calegnya, tetapi parpolnya sebagai peserta pemilu dan saat ini sudah diberlakukan," katanya.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar