Pemerintah tunda perekrutan ASN di Sulteng

id asn tunda

Ilustrasi - Pencari kerja mengantre membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Bogor, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/9/2018), sebagai kelengkapan administrasi meningkat di berbagai daerah terkait antusiasme masyarakat mengikuti tes penerimaan CPNS ((ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww))

Jakarta (Antaranews Sultra) - Pemerintah akan menunda sementara perekrutan aparatur sipil negara (ASN) di sejumlah kota/kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah yang terkena dampak bencana.

"Saat ini kami belum kontak betul dengan pemerintah daerahnya untuk menentukan ditunda ke mana. Tapi yang jelas untuk daerah itu ditunda sementara," kata Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Setiawan Wangsa Atmaja usai Diskusi Leader's Talk di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta pada Selasa.

Menurut Setiawan, sejumlah wilayah yang mendapat penundaan seleksi CPNS 2018 adalah Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi Moutong.

Hal itu dilakukan mengingat keadaan wilayah yang porak poranda dan menjalani mitigasi pasca bencana.

Selain itu, KemenPAN dan RB masih melakukan proses pendataan terkait jumlah ASN yang menjadi korban akibat bencana gempa bumi di Provinsi Sulawesi Tengah.

"Kemarin kami baru saja koordinasi dengan paguyuban, ada KemenPAN kemudian Anri, BKN, LAN dan dibantu BPKP dalam pendataan," ujar Setiawan.

Kementerian juga akan berkoordinasi dengan pemda melalui surat keterangan untuk verifikasi status ASN di daerah terdampak bencana.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar