BPS terbitkan buku "Menuju Sultra Emas"

id bps buku

Gubernur Sultra Ali Mazi bersama Kepala Perwakilan BI Sultra Minot Purwahono dan pelaksana Sekda Syarifuddin Safaa,saat rapat tahunan Tim pengendali Infkasi Daerah (TPID) di kantor gubernur, Selasa. (foto Antara/Azis Senong)

Kendari (Antaranews Sultra) - Badan Pusat Statistik (BPS) bakal menerbitkan buku "Menuju Sultra Emas" sebagai komitmen untuk terus mendukung dan mendorong pertumbuhan ekonomi suatu daerah, termasuk di Sulawesi Tenggara.

Kepala BPS Sultra, Moh Edy Mahmud di Kendari, Selasa mengatakan, buku pedoman untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra Ali Mazi-Lukman Abunawas itu akan diberikan pada perayaan Hari Statistik Nasional (HSN) ke-X yang diperingati setiap 26 September.

Perayaan hari Statistik Nasional yang jatuh pada 26 September 2018, telah disiapkan buku pedoman khusus buat gubernur baru Sultra Ali Mazi-Lukman Abunawas.

Menurut Edy, buku berjudul Menuju Sultra Emas tersebut, berisi data mengenai pertumbuhan ekonomi, data kemiskinan, ekspor-impor dan indikator sosial ekonomi lainnya.

Buku pedoman itu sekaligus menjadi bakal bagi pemerintah daerah dalam membangun Sulawesi Tenggara lima tahun ke depan.

"Namun karena Pak Gubernur (Ali Mazi-red) masih sibuk jadi bukunya belum kami berikan. Ini akan menjadi kilometer nol dari pembangunan yang dilaksanakan. Perkembangannya dilihat dari situ dan buku ini untuk lima tahun ke depan," ujar Edy Mahmud kepada sejumlah awak media usai melakukan jalan santai bersama dalam rangkaian hari statistik nasional tingkat provinsi Sultra.

Meski BPS merupakan instansi vertikal, namun bagi Edy Mahmud, pihaknya selalu ingin ikut andil dalam pembangunan Sultra.

Untuk merencanakan suatu program pembangunan, menurut dia, peranan data menjadi sangat menentukan dalam merancang dan memastikan program apa yang sudah dicapai dan apa yang hendak dilakukan.

"Jadi data ini sangat berguna untuk perencanaan pembagunan dan lain-lain. Karena dari data ini semua dapat diketahui," tuturnya.

Olehnya itu ia berharap, semua komponen masyarakat dapat berpastisipasi agar BPS mendapatkan data yang valid dan berkualitas.

Edy Mahmud juga menambahkan bahwa untuk mendapatkan data yang baik bukan hanya dari BPS, tapi juga dari kejujuran responden atau peran aktif dari responden.

 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar