PT VDNI berangkatkan 28 karyawan studi ke Tiongkok

id studi tiongkok

28 karyawan PT VDNI yang diberangkatkan belajar di Tiongkok selama setahun berpose bersama jajaran PT VDNI, Camat Morosi, Camat Bondoala dan Pejabat Dinas Nakertrans Sultra, di Bandara Haluoleo Senin. Pemberangkatan ini merupakan yang keduakalinya dilakukan oleh PT VDNI, pada Mei lalu diberangkatkan 46 karyawan belajar di Tiongkok. (foto Antara/Suparman)

Kendari (Antaranews Sultra) - PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) yang bergerak di sektor industri tambang di Morosi, Kabupaten Konawe, Sultra, kembali mengirim 28 karyawannya yang merupakan putra dan putri Sultra untuk  belajar di Tiongkok, Senin.
     
Pengiriman tenaga kerja lokal tersebut secara resmi dilepas jajaran Direksi PT VDNI dan disaksikan jajaran Pemerintah Kabupaten Konawe yakni Camat Morosi, Camat Bondoala, Dinas Nakertrans Sultra di Bandara Haluoleo Kendari. 
     
HRD PT VDNI, Arys Nirwana, dalam kesempatan itu mengatakan para karyawan VDNI tersebut akan mendapatkan pendidikan dan pelatihan bidang pembangkit listrik di Yancheng Technology of Institute, Tiongkok, selama satu tahun dengan biaya yang ditanggung sepenuhnya oleh PT VDNI.
   
"PT VDNI merupakan bagian tidak terpisahkan dari masyarakat Sulawesi Tenggara, karena itu, kami berkomitmen untuk selalu peduli dan bersama-sama membangun serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat di daerah ini. Pengiriman putra-putri daerah Sultra ke Tiongkok untuk belajar menjadi salah satu wujud kepedulian kami untuk meningkatkan kompetensi mereka dan kemudian dapat menjadi bagian yang turut membangun Sultra," katanya.
   
 Dijelaskan, pengiriman putra dan putri daerah untuk belajar ke Tiongkok  ini juga menjadi bagian dari program alih teknologi kepada tenaga kerja Indonesia.
   
 "Kami harapkan setelah mereka kembali ke Tanah Air, mereka bisa langsung mengimplementasikan keahliannya di bagian-bagian penting dari proses produksi di smelter dan PLTU milik PT VDNI," katanya. 
     
General Manager PT VDNI, Rudi Rusmadi, mengatakan, sebelumnya pada  Mei 2018, PT VDNI juga telah memberangkatkan 46 orang putra-putri daerah Sultra ke Tiongkok untuk belajar mengenai ilmu peleburan logam di Yunnan Kunming Metalurgical College.
     
"Mereka yang mendapatkan kesempatan untuk belajar ke Tiongkok merupakan tenaga kerja lokal yang telah dipilih berdasarkan prestasinya selama masa kerja. Apa yang kami lakukan ini merupakan wujud semangat peduli dan membangun yang menjadi moto kami untuk bangsa Indonesia. Kami bangga dapat turut andil untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang memiliki kompetensi mumpuni, dapat mandiri mewujudkan kesejahteraan dirinya, keluarganya, masyarakat di sekitarnya dan tentunya bangsanya," katanya.
     
Pejabat dari Dinas Nakertrans Sultra, Irawan, dalam kesempatan itu mengapresiasi kepedulian pihak PT VDNI yang mau meningkatkan kualitas dan kapasitas para tenaga kerja lokal yang dipekerjakan.
     
"Harapan kita, pengiriman tenaga kerja lokal untuk belajar di Tiongkok tidak hanya kali ini, tetapi dilakukan beberapa kali sehingga bisa menimba ilmu sebanyak-banyaknya dari Tiongkok dan bisa diaplikasikan ketika kembali ke daerah atau perusahaan yang mempekerjakannya," katanya.
     
Camat Morosi, Suryana Saranani, dalam kesempatan itu berpesan kepada karyawan yang diberangkatkan tersebut agar bisa menjaga nama baik daerah dan negara.
     
Hadir dalam pelepsan dan pemberangkatan tersebut di antaranya perwakilan Disnaker Sultra, Irawan, HRD Manager VDNI, Arys Nirwana, Jajaran PT VDNI, Nasrudin, Adhityo Prakoso, Ering Eriandi, Abdul Bahtiar, Jusmoyo, Camat Morosi, Suryana Saranani dan Camat Bondowala, Rebiansyah Halid dan keluarga karyawan.
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar