Dharma Pertiwi Sultra sosialisasian bahaya narkoba

id pertiwi

Para Istri TNI Polri yang tergabung dalam Organisasi Dharma Pertiwi Sultra saat sosialisasi bahaya narkoba di Kendari, Selasa. (foto Antara/Suparman)

Kendari (Antaranews Sultra) - Para isteri prajurit TNI yang tergabung dalam Organisasi Dharma Pertiwi Cabang Sulawesi Tenggara melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba.

Kepala Penerangan Korem 143/HO, Mayor Inf Azwar Dinata, di Kendari, Selasa, mengatakan kegiatan tersebut dalam bentuk "video conference" lawan narkoba, pornografi, dan kekerasan.

"Kegiatan ini diselenggarakan secara terpusat di Makodam XIV Hasanuddin, Makassar. Korem 143/HO selaku satuan bawah Kodam XIV Hasanuddin melakukan relai kegiatan," katanya.

Kegiatan di Kendari katanya, dipusatkan di Makodim 1417/ Kendari yang melibatkan sekitar 500 orang yang terdiri atas isteri-isteri dari anggota Tentara Nasional Indonesiab(TNI), personel TNI dari tiga matra yang berkedudukan di Kendari, personel Polda Sultra dan Polres Kendari beserta ibu Bhayangkari, para ASN yang berdinas di Korem 143/HO dan Kodim 1417/Kdi, serta anggota Satpol PP Kota Kendari.

"Materi-materi yang disosialisasikan antara lain tentang bahaya narkoba, kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan seksual, dan bahaya pornografi," ujarnya.

Selain berisi sosialisasi katanya, kegiatan itu juga dilakukan ikrar antinarkoba, pornografi, dan kekerasan yang diprakarsai oleh isteri Panglima TNI, Nani Hadi Tjahyanto dan diikuti oleh seluruh keluarga besar TNI dan Polri.

Dijelaskan, saat ini narkoba telah menjadi ancaman nasional yang dapat menghancurkan negara dan merusak generasi penerus bangsa.

"Bahkan Presiden Joko Widodo telah menyatakan perang terhadap penyalahgunaan narkoba yang dinilai masuk dalam kategori yang sangat mengkhawatirkan," katanya.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar