BI Sultra Temukan 1.229 Lembar Upal 2017

id bi-upal,uang palsu

Ilustrasi - Uang palsu. (Foto ANTARA)

Kendari (Antaranews Sultra) - Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat selama 2017 telah menemukan uang palsu (upal) di Sultra sebanyak 1.229 lembar.

"Jumlahnya masih lebih kecil jika dibandingkan dengan tahun 2016 lalu yang ditemukan mencapai 2.276 lembar," kata Deputi Kepala Perwakilan BI Bidang Management Intern dan Sistem Pembayaran, LM. Bahtiar Zaadi, di Kendari, Kamis.

Ia mengatakan, dari data tersebut menunjukkan bahwa masih terdapat peredaran uang palsu di Sultra walaupun jumlahnya relatif kecil.

"Seluruh temuan uang palsu yang diperoleh BI tersebut sudah kami serahkan ke pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut," katanya.

Bahtiar juga mengaku, ada juga temuan transaksi uang palsu yang ditemukan dan ditangani langsung oleh kepolisian, seperti di daerah Polres Kolaka dan Polres Konawe.

"Hal ini sudah langsung diproses oleh pihak aparat kepolisian," katanya.

Dijelaskan, umumnya uang palsu tersebut beredar dari transaksi-transaksi pedagang ritel yang menerima pembayaran dengan uang palsu, dilakukan di warung-warung atau kios-kios pada malam hari, atau saat pedagang lengah tanpa melakukan 3D terlebih dahulu.

"Sehingga seringkali satu dua lembar diantaranya masih lolos transaksinya menerima pembayaran dengan uang palsu," katanya.
Pewarta :
Editor: M Sharif Santiago
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar