Dewan Riset Bantu Pemda Sultra Kembangkan Kakao

id kakao

Dewan Riset Direksi Sultra usai menggelar seminar tentang pengembangan kakao di Sultra, Selasa (5/12). (Foto ANTARA/ Amin Wahyudi)

Kendari (Antara Sultra) - Dewan Riset Direksi (DRD) Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen untuk membantu pemerintah setempat dalam mengembangkan komoditas kakao di daerah itu.

"Kakao ini merupakan komoditi unggulan daerah kita di Sultra, karena kakao terbesar di Indonesia berada di Sulawesi, salah satunya di Sultra," kata Ketua DRD Provinsi Sultra Profesor Andi Bahrun di Kendari.

Ia mengatakan komoditas kakao perlu mendapat perhatian secara serius untuk dikembangkan agar dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Seperti penciptaan lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan tekad Indonesia sebagai produsen kakao terbesar di dunia," katanya.

Dia menjelaskan dalam upaya pengembangan kakao di Sultra masih ditemukan berbagai masalah, antara lain terkait dengan regulasi dan kelembagaan, teknologi budi daya dan pascapanen, serta teknologi pengolahan hasil kakao.

"Sehingga diperlukan solusi yang tepat terutama berbagai inovasi terkini dari berbagai pihak, seperti akademisi, praktisi, birokrat, pelaku usaha, dan lain sebagainya," ujarnya.

Kegiatan seminar nasional tentang kakao dirangkai pula dengan sidang paripurna nasional DRD yang dibuka oleh Sekda Sultra Lukman Abunawas.

"Kami memilik kakao tentang kakao sebagai bahan seminar mengingat salah satu fungsi dan peran DRD, antara lain memberikan masukan kepada pemerintah daerah berupa pemikiran dalam rangka mencari, memenuhi, merumuskan kebijakan dan arah pembangunan IPTEK sesuai dengan potensi keunggulan yang dimiliki," katanya.

Pihaknya telah melaksanakan seminar nasional terkait dengan pengembangan kakao pada Selasa (5/12) di Kendari. Kegiatan itu diikuti oleh sejumlah pejabat, antara lain Direktur Sistem Inovasi Kemenristekdikti RI, Kepala Pusat P2K2 Amerika dan Eropa Kemenlu RI, Kepala Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia, Direktur Eksekutif MCA-Indonesia.

Selain itu, Pimpinan BI, Pimpinan Bank Sultra Kendari, Bupati Kolaka Timur, Bupati Kolaka Utara, Direktur Pascasarjana UHO, Kepala Balitbang Provinsi Sultra, Kepala Disbunhorti Provinsi Sultra, Kepala BPTP Sultra, peneliti UHO, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Sultra dan Tim Leader COCOA Consortium, serta puluhan peserta dari kalangan pemangku kepentingan terkait dengan pengembangan kakao.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar