Warga Mengadukan Penyerobotan Lahan Ke DPD

id warga-ngadu

Anggota DPD RI asal Sultra, H. Yusran A Silondae (kiri) saat menerima dokumen penyerobotan lahan milik warga di Konawe Selatan oleh perusahaan PT.Merbaun. (Foto ANTARA/ Azis Senong)

Kendari (Antara Sultra) - Puluhan perwakilan masyarakat dari Kecamatan Sabulakoa Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara mengadukan kasus penyerobotan lahan kepada anggota DPD RI perwakilan Sultra.

Warga yang terdiri atas perangkat desa, tokoh masyarakat dan LSM mengadukan kasus penyerobotan lahan yang dilakukab perusahaan PT. Merbaun Jaya Indah Raya dan diterima anggota Komite I DPD RI Dapil Sultra, Yusran Silondae, Sabtu.

Warga menyampaikan berlarut-larutnya penyelesaian konflik lahan antara warga dengan pihak PT. Merbau seperti penyerobotan lahan, tumpang tindih kepemilikan lahan, ketidak jelasan kepesertaan lahan plasma hingga berujung pada upaya kriminalisasi warga serta tindakan represif dari oknum aparat.

"Kami minta kepada DPD RI agar mendorong dan mengawal kasus ini, untuk segera ditindak lanjuti oleh pemerintah pusat," tegas La Rombu selaku juru bicara warga.

Upaya mediasi telah beberapa kali dilakukan sejak 2012 hingga 2017, baik yang dilakukan pemerintah Kecamatan, aparat Kepolisian, Pemerinrtah Daerah maupun Ombudsman tapi tidak ditanggapi oleh pihak perusahaan.

"Kami juga desak Bupati untuk segera mencabut izin usaha areal perkebunan HGU PT. Merbau Jaya Indah, ungkap La Rombu yang juga mantan anggota DPRD Konawe Selatan itu.

Laporan warga tersebut disambut baik anggota DPD RI Dapil Sultra.

"Masalah ini akan dipelajari dan jika ditemukan pelanggaran maka pemerintah harus tegas terhadap perusahaan yang merugikan masyarakat," tegas Yusran Silondae yang juga mantan Wakil Gubernur Sultra itu.

Diakhir pertemuan warga menyerahkan satu bundel dokumen yang berisi bukti-bukti dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pihak perusahaan kepada Anggota DPD RI dapil Sultra untuk diteruskan ke pemerintah pusat.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar