Hindari Kepunahan, Konawe Fokus Kembangkan Sagu

id sagu-konawe

Warga mengolah batang sagu dengan alat tradisional 'nani' untuk dijadikan tepung sagu, dalam arsip foto tahun 2011. (Foto ANTARA/ Fanny Octavianus)

Kendari, Antara Sultra - Pemerintah Kabupaten Konawe, saat ini fokus untuk mengembangkan budi daya tanaman sagu untuk menyelamatkan tanaman itu dari kepunahan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Ridwan Lamaroa, di Kendari, Senin, mengatakan tanaman sagu tersebut merupakan salah satu makanan pokok di daerah itu yang semakin terancam punah.

"Perlu ada gerakan atau kesadaran untuk menyelamatkan tanaman sagu ini agar bisa tetap lestari dan berkelanjutan dengan cara mempertahankan lahan tanam yang ada saat ini," katanya.

Ia mengatakan, selama ini masyarakat belum terpikirkan untuk membudidayakan tanaman sagu, karena selama ini sagu-sagu hanya tumbuh liar di daerah-daerah rawa dan masyarakat tinggal mengelolahnya untuk bahan makanan.

"Sementara mereka tidak sadar bahwa kebanyakan masyarakat masih menggantungkan kebutuhan makanannya pada tanaman sagu, di sisi lain tanaman itu terancam punah," katanya.

Saat ini kata Ridwan, luas areal kawasan tanaman sagu di Konawe hanya tersisa 2.068 hektare dan tersebar pada 22 wilayah kecamatan di Konawe," katanya.

"Jika dibandingkan dengan data sebelumnya, luasan yang ada saat ini mengalami penurunan disebabkan adanya alih fungsi lahan," katanya.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar