Selasa, 24 Oktober 2017

Kepala Dinas LHK Kendari Meninggal Dunia

id farida-meninggal
Kepala Dinas LHK Kendari Meninggal Dunia
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Tin Farida. (foto Antara)
Kendari, Antara Sultra - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Tin Farida meninggal dunia di RSUP Bahteramas, Kendari, Kamis, pukul 10.35 wita.

Wali Kota Kendari Asrun yang sedang berada di Jakarta ketika dihubungi mengaku terkejut dengan berita duka tentang salah satu kepala SKPD lingkup Pemkot Kendari tersebut.

"Saya benar-benar sangat kehilangan sosok Ir Hj Tin Farida, saya juluki beliau sebagai pahlawan adipura yang sesungguhnya," kata Asrun.

Asrun mengaku selama ini kesulitan untuk mencari sosok pengganti almarhumah sehingga meskipun kesehatannya terganggu masih tetap diberi kepercayaan menahkodai dinas tersebut.

"Setelah kepergiannya ini, saya sangat kesulitan mencari figur seperti dia, yang mampu bekerja sangat baik di bidang kebersihan dan lingkungan," katanya.

Terlebih lagi kata Asrun, almarhumah Tin Farida mampu merangkul para pegawainya meskipun dengan latar pendidikan sangat minim dengan hatinya yang sangat lembut namun pekerja keras.

"Selama 10 tahun, beliau mampu menunjukkan dedikasi tinggi terhadap tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya, tanpa merasa terbebani karena dia adalah sosok yang suka menikmati pekerjaannya," katanya.

Karena itu tidak heran kata Asrun, Kota Kendari terus terjaga kebersihannya, mulai dari bangun pagi hingga tidur kembali.

"Yah, walaupun masih banyak masyarakat yang belum memahami akan arti kebersihan dan pentingnya mematuhi jam-jam pembuangan sampah agar tempat-tempat yang baru-baru dibersihkan oleh dinas kebersihan, bisa ternikmati kebersihannya," katanya.

Asrun beharap almarhumah dilapangkan dan mendapatkan rahmat dan kasih sayang sebesar-besarnya dari Allah SWT.

Tin Farida meninggal karena mengidap salah satu penyakit yang sudah kronis, dan sempat berobat di beberapa rumah sakit ternama di Makassar, dam Bandung, Jawa Barat.

Almarhumah meninggalkan seorang suami dan seorang anak.

Editor: Hernawan Wahyudono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga