Tim Forensik Selidiki Kebakaran Kantor Wali Kota Kendari

id bakar-wali

Tim Forensik Selidiki Kebakaran Kantor Wali Kota Kendari

Kantor Wali Kota Kendari terbakar (12/6). Sejumlah dikumen penting dari ruang kantor walikota diselematkan saat kejadian. Dari Tim Labfor Polri nampak sedang melakukan identifikasi di TKP, Selasa. (foto Antara/Azis Senong)

Kendari, Antara Sultra - Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri Makssar tengah melakukan penyelidikan sekaligus mengidentifikasi terkait kebakaran gedung utama kantor Walikota Kendari, Sulawesi Tenggara, yang terbakar pada Senin (12/6) sekitar pukul 04.30 Wita.

Pantauan di kantor walikota Kendari, Selasa, nampak beberpa orang yang berpakaian seragam rompi yang bertuliskan Labfor Polri, yang melakukan identifikasi dan pemotretan dari satu ruang ke ruang lainnya dilanatai dasar dari dua lantai gedung kantor walikota Kendari itu.

Tim Labfor yang melakukan identifikasi itu, belum bersedia memberi keterangan kepada awak media yang ikut mengabadikan dengan mengambil gambar di kantor eks Gubernur Sultra itu.

Namun keterangan yang dihimpun dari Kabag Umum Pemkot Kendari Astibar Karu yang berada dilokasi mengatakan tim Labfor Polri melakukan penyelidikan itu sejak Senin sore pasca kejadian kebakaran kantor walikota terjadi di pagi hari.

Ruang yang terbakar di gedung utama itu, diantaranya ada ruang Asisten II Sekot Kendari, ruang bagian umum dan keuangan serta beberapa ruang staf, akibatnya sejumlah kertas dokumen adminstrasi yang ada di dalam ruangan itu hangus terbakar.

Sebelumnya pihak kepolisian Resor Kendari yang lebih awal menyelidiki penyebab terbakarnya kantor Walikota Kendari hingga kini juga belum memberi keterangan pasti penyebab kebakaran tersebut.

"Belum bisa dipastikan apa penyebabnya, apakah karena arus pendek atau yang lainnya. Kita tunggu saja hasil kerja tim forensik yang tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," ujar Kapolres Kendari AKBP Sigid Haryadi, SIK.

Hingga berita ini diturunkan, aktifitas pegawai di kantor walikota Kendari masih tetap berjalan seperti biasa, karena gedung yang terbakar itu hanya lanatai dasar bagian selatan gedung utama.

Sementara gedung bagian utara yang ditempati Walikota, Wakil Walikota, Sekot dan beberapa ruang Asistennya di lantai dua masih tetap aman.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar