Minggu, 22 Oktober 2017

Disperindag: Harga Kebutuhan Pokok di Kendari Stabil

id kabid
Disperindag: Harga Kebutuhan Pokok di Kendari Stabil
Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sultra, Muhammad Ali. (foto Antara/Azis Senong)
Kendari, Antara Sultra - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan bahwa hingga memasuki minggu ketiga Maret 2017 harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Kendari masih tergolong stabil dan persediaannya cukup.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindag Sultra, Muhammad Ali di Kendari, Senin mengatakan, setiap hari pihaknya melakukan pemantauan sekaligus pengecekan harga ke sejumlah pasar induk dan tradisional dengan tujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan harga ditingkat pengecer.

"Selama ini ada 18 bahan pokok yang menjadi titik perhatian, yang setiap hari dilaporkan ke Kementerian RI terkait masalah harga dan ketersediaan ditingkat pedagang dan distributor," ujaranya.

Dari 18 bahan pokok tersebut yakni, beras, gula pasir, minyak goreng, daging, telur, susu, mentega blue band, jagung pipilan kering, garam beryodium, tepung terigu, mie instan, kacang, cabai, bawang, sayur-mayur, ikan asin, ketela pohon, kelapa biji dan buah-buahan.

Ia menyebutkan, harga beras dari berbagai jenis (Konawe, IR48 dan Ciliwung) masing-masing masih bertahan pada kisaran (Rp9.280, Rp9.240 dan Rp9.080 per kilogram) dan gula apasir lokal Rp14.700 per kg.

Sementara minyak goreng (Bimoli dan tanpa merek) masing-masing Rp15.800 dan Rp9.000 per liter, daging yang terdiri dari sapi murini, ayam broiler dan ayam kampung masing-masing (Rp110.000, Rp26.600 dan Rp68.000 per kg) serta telur ayam broiler dan ayam kampung dan itik masing-masing Rp21.733 per kg, Rp2.300 dan Rp2.700 per butir.

Sedangkan kebutuhan lain seperti susu kental dari berbagai merek dan kemasan diantaranya susu bubuk indomilk coklat Rp36.300/400 gram dan susu bubuk Dancaw full cream Rp40.000/400 gram, kental manis bendera Rp10.200/385 gram dan kental manis coklat Rp9.570/385 gram.

Menurut Muhammad Ali dari kesemuan harga kebutuhan itu, stoknya cukup tersedia hingga beberapa hari kedepan sehingga harganya pun dijamin belum ada kenaikan untuk sepekan kedepan.

"Biasanya harga kebutuhan pokok itu naik seketika bila stoknya berkurang di pasaran dan dipicu adanya hari-hari tertentu seperti menjelang masuknya puasa hingga lebaran," ujaranya.

Khusus menyangkut harga cabai, kata Ali, hingga saat ini untuk cabai rawit masih bertahan pada posisi Rp84.000 per kg atau sedikit turun dibanding dengan sebelumnya yang mencapai Rp88.000 per kg atau berubah turun Rp4.000 per kg.

Sedangkan jenis kebutuhan lainnya seperti tepung terigu, sayur-mayur, kelapa biji, ketela pohon, bawang, kacang-kacangan hingga buah-buahan masih stabil dan harga relatif satabil.

Editor: Hernawan Wahyudono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga