Selasa, 24 Oktober 2017

Kapolri Minta Pemangku Kepentingan Jalin Komunikasi Pascapilkada

id jenderal
Kapolri Minta Pemangku Kepentingan Jalin Komunikasi Pascapilkada
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat dicegat wartawan di Kendari, Sultra, Kamis (23/2). (foto Antara/Azis Senong)
Kendari, Antara Sultra - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengharapkan kepada semua pemangku kepentingan mulai dari gubernur, bupati dan wali kota serta jajaran TNI/Polri untuk menjalin komunikasi yang baik pasca-Pilkada serentak di sejumlah daerah.

"Saya minta jajaran saya untuk jalin komunikasi dengan semua pihak, terutama pada daerah yang menyelenggarakan Pilkada serentak 15 Februari 2017 lalu dengan tetap mempercayakan penyelenggara Pemilu untuk menyelesaikan seluruh tahapan hingga pada pelantikan bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota terpilih," katanya di Kendari, Kamis.

Keterangan pers yang disampaikan Kapolri Toto Karnavian itu, usai memberikan sambutan dan pengarahan dengan jajaran Polda Sultra di aula Dhakara Polda Sultra.

Kapolri yang didampingi Kadiv Propam Mabel Polri Irjen Polisi Idham Azis, Kapolda Sultra Brigjen Pol.Andap Budhi Revianto dan sejumlah perwira tinggi dari Mabes Polri lainnya berlangsung selama lebih dari 2,5 jam, dan tidak diperkenankan bagi wartawan untuk ikut dalam pengarahan di dalam gedung itu.

Jenderal polisi bintang empat itu mengharapkan kepada seluruh daerah yang baru saja melaksan Pilkada serentak untuk menjaga keamanan wilayahnya dengan mengimbau kepada seluruh pasangan calon untuk tidak melakukan kegiatan arak-arakan yang bisa memicu suasana yang tidak kondusif.

"Saya minta kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati yang sudah dinyatakan meraih suara terbanyak hasil pleno KPU setempat untuk tidak melakukan kegiatan yang berlebihan yang bisa memancing bagi pasangan yang meraih suarah rendah," ucapnya, menegaskan.

Sementara itu, lanjut Kapolri, bagi pasangan calon yang merasa tidak menerima hasil keputusan pleno KPU, maka silahkan melanjutkan ke tingkat Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai lembaga peradilan hukum tertinggi yang memutuskan hasil Pilkada tersebut.

Sebelumnya kapolda Sultra, Brigjen Pol Andap Budhi Revianto mengatakan, Kepolri melakukan kunjungan kerja di Provinsi Sulawesi Tenggara adalah rangkaian perjalanan dinas di sejumlah daerah.

"Kehadiran Bapak Kapolri di Bumi Anoa Kota Kendari, sekaligus untuk menyerap informasi kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat pascapilkada di Sultra," ujaranya.

Pada Jumat (24/2), Kapolri bersama rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Ambon, Provinsi Maluku yang sekaligus mendampingi Presiden RI Joko Widodo yang dijadwalkan membuka Tanwir Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang dilaksanakan di Kota Ambon pada 24 - 26 Februari 2017.


Editor: Hernawan Wahyudono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga