Gubernur Sultra Lantik Penjabat Bupati Bombana

id pj-bombana

Gubernur Sultra Dr Nur Alam (kanan) melantik Penjabat Bupati Bombana Hj Sitti Saleha (kiri) di Ruang Pola Kantor Gubernuran Sultra di Kendari, Rabu. (FOTO ANTARA/Azis Senong)

Kendari (Antara News) - Gubernur Sulawesi Tenggara Dr Nur Alam, melantik dan mengambil sumpah Penjabat Bupati Bombana Hj Sitti Saleha, menggantikan Bupati Bombana Tafdil yang masa jabatannya berakhir sejak 25 Agustus 2016.

Pelantikan dan pengambilan sumpah Pj Bupati Bombana itu berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri  tertanggal 25 Agustus 2016, yang dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Gubernuran Sultra di Kendari, Rabu.

Suasana pelantikan pj bupati Bombana yang juga dihadiri Wakil Gubernur HM Saleh Lasata, Sekda Provinsi Lukman Abunawas dan sejumlah pejabat eselon II dan III provinsi dan Kabupaten Bombana itu terlihat hening dan tenang karena sebelumnya proses pelantikan pj Bupati Bombana itu rencananya akan dilakukan Wakil Gubernur Sultra.

Namun jadwal pelantikan penjabat bupati yang sedianya dilakukan pukul 09.00 Wita, tertunda hampir dua jam dan baru dilaksanakan pada pukul 11.00 Wita dengan alasan masih menunggu Gubernur Sultra Nur Alam yang tiba dari Jakarta dengan menumpagi pesawat sekitar pukul 10.45 Wita.

Kehadiran Gubernur Sultra Nur Alam di ruang pola tersebut membuat para undangan dan pejabat spontan kaget dan tidak menyangka kalau hari ini Nur Alam sudah tiba di Kendari karena selama sepekan terakhir ini berada di Jakarta karena selain sibuk menyelesaikan ujian kandidat doktoral di Universitas Negeri Jakarta, juga terkonsentrasi dengan terkait kasus yang menimpah dirinya sebagai tersangka oleh KPK sejak 23 Agustus 2016.

Usai melantik Pj Bupati Bombana Hj Sitti Saleha yang juga Kadis Perindustrian dan Perdagangan Sultra itu, Gubernur Sultra Nur Alam mengharapkan agar pejabat yang baru dilantik dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya dan tidak serta merta melakukan perombakan pejabat di daerah itu.

"Sesuai aturan, seorang penjabat tidak dibenarkan untuk melakukan pergantian pejabat, kecuali bila ada di antara pejabat yang dinilai tidak loyal dan membangkang, maka bisa saja dilakukan proses pergantian," kata Nur Alam.

Ia mengatakan tugas dan wewenang penjabat bupati hanya tiga, yakni melaksanakan pemerintahan, memfasilitasi pemilihan kepala daerah dan menjaga dinamisasi dan sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat di daerah itu.

Pelantikan Pj bupati Bombana tanpa dihadiri bupati terganti Tafdil, kecuali wakil bupati Hj Masyura Illa Ladamay, mantan bupati Bombana periode sebelumnya Atikurrahman, Sekda Bombana Burhanuddin HS Noy, Wakil Ketua DPRD Bombana Ahmad Mujahid dan sejumlah kepala dinas dan tokoh masyarakat dan tokoh agama Bombana.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar