Presiden Terima FDIP-UI Di Istana Merdeka

id presiden-ui

Presiden Terima FDIP-UI Di Istana Merdeka

Presiden Joko Widodo didampingi Mensesneg Pratikno (kanan) serta Kepala Staf Presiden (tengah) menerima pengurus Forum Ilmu Politik-Universitas Indonesia (FDIP-UI) yang diketuai oleh Fred Ndolu (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (28/3).(ANTARA

        Jakarta (Antara News) - Presiden Joko Widodo menerima Pengurus Forum Doktor Ilmu Politik Universitas Indonesia (FDIP-UI) di Istana Merdeka Jakarta, Senin.

        "Kami datang ke Presiden, intinya kami ingin menyamakan persepsi, dari kajian-kajian kami ilmu politik, soal visi bangsa," kata Ketua FDIP-UI Dr Fred Ndolu saat konferensi pers usai bertemu dengan Presiden di Jakarta, Senin.

        Dia mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan masukan kepada Presiden perlu ada persamaan persepsi visi bangsa atara pemerintah dengan elemen bangsa lainnya.

        "Jadi jangan ada lagi yang ingin ke utara, dan yang lainnya ke selatan. Harus memiliki visi bangsa yang sama sehingga bisa menyelesaikan persoalan bangsa yang mengemuka pada saat ini," tutur Fred.

        Dalam pertemuan tersebut, kata Fred, Presiden juga menyampaikan bahwa Indonesia saat ini harus siap menghadapi era kompetisi antar-bangsa di dunia.

        "Sekarang ini kita menghadapi era kompetisi, kompetisi apapun dan ini ini sudah di depan mata, sehingga kita harus bisa melompat untuk menghadapinya," imbuhnya.

        Fred juga mengungkapkan bahwa dalam kesempatan ini pihaknya juga berterima kasih atas diterimanya Forum Doktor ini oleh Presiden Joko Widodo.

        Fred juga menyampaikan bahwa pihaknya juga akan menggagas Kongres Nasional Doktor Ilmu Politik pada Oktber tahun ini dengan pesertanya para doktor di seluruh Indonesia.

        Pada pertemuan ini, Presiden didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Kepala Staf Presiden Teten Masduki saat menerima Pengurus FDIP-UI.

        Sedangkan FDIP-UI yang diterima adalah Dr Fred Ndolu sebagai ketua, Sekjen FDIP-UI Dr Connie Rahadundini Bakrie, Dr Donny Tjahja Rimbawan senagai sekretaris, Dr Meita Istianda, MSi sebagai bendahara, Dr Andi Zastrawati Achmad sebagai anggota, Dr NurliahNurdin, SSos, MA sebagai anggota.

        Selanjutnya DRr Tuswoyp sebagai anggota, Dr Sitaresmi S Soekanto sebagai anggota, Kolonel Laut Dr Abdul Rivai Ras sebagai anggota, Dr A Bakir Ihsan sebagai anggota, Dr Osbin Samosir sebagai anggota, Mayjen TNI (Purn) Dr H Yusuf Solichien Martadiningrat, MBA sebagai anggota, Dr Muslim Mufti, MSi sebagai anggota dan Dr Thomas Pureklolon sebagai anggota.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar