Sofyan Djalil Optimistis Inflasi Januari Bakal Rendah

id sofyan-inflasi

Sofyan Djalil Optimistis Inflasi Januari Bakal Rendah

Menko Perekonomian, Sofya Djalil. (FOTO ANTARA).

         Jakarta (Antara News) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil menyatakan optimistis angka inflasi pada Januari 2015 bakal lebih rendah dibandingkan Desember 2014.

         "Saya yakin inflasi Januari akan rendah, mempertimbangkan Januari ini sudah musim panen, harga BBM turun, raskin bertambah, jumlah penduduk kelas menengah bertambah, dan berbagai faktor pendukung yang lain," kata Sofyan Djalil di Jakarta, Senin.

         Ia mengatakan potensi inflasi yang rendah itu diharapkan akan mendorong harga komoditas turut menyesuaikan di pasar lokal.

         Sofyan sendiri berpendapat potensi naik turunnya inflasi secara perlahan tahun ini lebih merupakan "adjustment" semata sehingga tidak perlu terlalu dikhawatirkan.

         "Inflasi kalau naik pelan-pelan itu hanya 'adjust' saja," katanya.

         Terkait dengan potensi bergejolaknya inflasi akibat naik turunnya harga BBM, Sofyan mengatakan inflasi kemungkinan akan lebih terkendali namun pihaknya justru mendorong terjadinya persaingan produksi yang lebih kompetitif.

         "Misalnya saja harga semen saat ini sudah diturunkan oleh industri, bukan pemerintah yang menurunkan, tapi industri sendiri karena sepertinya mereka terlalu banyak keuntungan," katanya.

         Menurut dia, persoalan di Indonesia sejatinya terletak pada masalah tidak ada persaingan yang sehat dalam industri sehingga hanya ada sejumlah pemain besar yang mengendalikan harga.

         Terkait dengan inflasi Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan indeks harga konsumen (IHK) atau inflasi Desember 2014 sebesar 2,46 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi November sebesar 1,5 persen. Dengan inflasi tahun kalender (year to date) dan inflasi tahun ke tahun (year on year) sebesar 8,36 persen.

         BI menilai, unsur kenaikan inflasi disebabkan oleh faktor kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan harga komoditas yang berfluktuatif.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar