Kamis, 21 September 2017

Kejaksaan Usut Dugaan Proyek Sawah Fiktif Konawe

id fiktif1
Kejaksaan Usut Dugaan Proyek Sawah Fiktif Konawe
ilustrasi (foto Antara)
Oleh Sarjono

Kendari, Antara Sultra - Tim penyelidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengusut dugaan korupsi proyek pencetakan sawah tahun anggaran 2014 yang disinyalir fiktif di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kasi Penerangan Hukum Kejati Sultra James Mamangkey di Kendari, Rabu, mengatakan elemen masyarakat peduli pemberantasan korupsi melaporkan dugaan proyek pencetakan sawah fiktif.

"Ada aspirasi yang menyebutkan bahwa proyek pencetakan sawah tahun 2014 di Kabupaten Konawe fikif. Laporan tersebut harus ditindaklanjuti untuk menemukan fakta lapangan," kata James.

Proyek pencetakan sawah yang dibiayai pemerintah pusat diusulkan seluas 64 hektare berdasarkan hasil survei investigasi desain (SID) namun hanya diakomodir 40 haktare.

Oleh karena itu, kata dia, data luas rencana survei desain dan realisasi pelaksanaan proyek penting untuk diklarifikasi adminitrasi maupun faktual.

"Sinyalemen perbuatan tindak pidana harus dikuatkan fakta lapangan, jika tidak maka dapat disebut fitnah. Data dan informasi yang diserahkan harus akurat," ujarnya.

Anggota DPRD Sultra Syamsul Ibrahim mengatakan Kejaksaan berkewajiban merespon aspirasi elemen masyarakat peduli pemberantasan korupsi.

"Agar tidak menjadi fitnah maka diperlukan klarifikasi lapangan juga meminta informasi dari pihak-pihak terkait atau pelaksana proyek pencetakan sawah," kata Syamsul, politisi PAN dari daerah pemilihan Konawe, Konawe Utara dan Konawe Kepulauan.

Ia mengimbau elemen masyarakat yang menyuarakan dugaan proyek pencetakan sawah fiktif tidak berprasangka buruk karena mungkin saja tudingan terjadinya perbuatan melawan hukum disebabkan kesalahan persepsi.

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Konawe segera melakukan klarifikasi atau bersama-sama tim Kejaksaan serta pelapor turun lapangan.

Editor: Hernawan Wahyudono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga