Kamis, 21 September 2017

Ilah Ladami Maju Pilkada Baubau 2018

id baubau
Baubau (Antara Sultra) - Penjabat Bupati Buton Selatan, Ilah Ladamay, menyatakan akan maju di Pilkada Kota Baubau 2018 yang telah berkomunikasi terhadap sejumlah partai politik.

"Komunikasi dengan partai politik cukup instens, bahkan saya bisa bilang ada beberapa partai politik datang dan meminta visi misi serta kurikulum vite saya untuk dimasukan ke mereka," ujarnya, di Baubau Senin.

Ilah enggan menyebut partai politik itu karena pengalaman saat istrinya (Masyura Ilah Ladamay,red) maju di Pilkada Kabaupaten Bombana tidak mendapatkan pintu karena saat itu begitu terbuka sehingga selalu dibocorkan.

"Saya boleh bilang dia (Masyura) salah satu lawan potensial terhadap petahana, sehingga ketika dia masuk ke sana petahana menutup pintunya. Tapi memang pada saat itu kita cukup terbuka minimal kepada tim-tim," katanya, usai menghadiri tatap muka bersama tim kerja Ilah Ladamay Center (ILC).

Dia berharap, parpol yang akan mengusung pasangan calon tidak berpikir primordial tetapi mengedepankan potensial calon yang memiliki visi misi dan program untuk kepentingan daerah dan masyarakat.

"Harapan saya adalah parpol mulai berpikir untuk bagaimana lebih mengedepankan kandidat yang potensial dan berani ketimbang kita yang maju hanya pendekataan-pendekatan primordial, karena pendekatan primordial bisa menghancurkan masyarakat kita," ujarnya.

Sehingga, kata dia, dengan beda pilihan politik berakibat hubungan-hubungan keluarga dan famili kadang menyusut karena pendekatan yang digunakan. Disamping itu, agar para kandidat mengemukakan apa yang akan dibuat ketika menjadi pimpinan daerah.

"Supaya juga punya hitung-hitungan dan apa dasarnya, jangan hanya kita menggunakan slogan tapi tidak bermakna dan tidak ada ditelnya," katanya.

Dia juga mengatakan, meskipun saat ini calon wakil yang akan digandenganya belum ada, krteria figur pasangannya yang dapat memahami pemerintahan, bekerja dengan cepat dan memahami peraturan perundangan.

"Kalau saya mau wakil bukan hanya ikut-ikut saja, yang penting kita punya visi dan niat yang sama dalam membangun daerah sehingga didalam menjalankan kebijakan-kebijakan senantiasa selaras dan harmonis," katanya.

Editor: Hernawan Wahyudono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga