Kamis, 27 April 2017

Danrem: TNI Bantu Program Pemerintah Bidang Pertanian

id danrem
Danrem: TNI Bantu Program Pemerintah Bidang Pertanian
Komandan Korem 143/Haluoleo Kendari, Kolonel Inf Andi Perdana Kahar. (foto Antara/Azis Senong)
Kendari, Antara Sultra - Komandan Korem (Danrem) 143/Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kolonel Inf Andi Perdana Kahar mengatakan, TNI selalu siap untuk membantu program pemerintah dalam bidang pertanian untuk mewujudkan swasembada pangan, dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

"Yang pasti TNI setiap saat siap mendampingi pemerintah dalam hal pendampingan dengan petani di desa dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan di Provinsi Sultra," kata Danrem di Kendari, Senin.

Danrem Andi Perdana didampingi Kapala Staf Korem (Kasrem) Letkol Inf Agus Waluyo dan Kapala Penerangan Korem (Kapendrem) Mayor Azwar Dinata mengatakan, pelibatan TNI dalam mendukung sektor pertanian merupakan perintah Presiden Jokowi melalui Panglima yang diturunkan kepada seluruh aparat Babinsa yang ditugaskan di desa-desa.

Dijelaskanya, TNI bertugas membantu pemerintah untuk masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat Indonesia. TNI pun siap membantu pemerintah dalam hal bidang pertanian dalam mewujudkan Upsus Pajale (padi jagung dan kedelai) dan Siwab (sapi indukan wajib bunting) untuk mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

Keterlibatan unsur TNI khususnya angkatan darat sebagai pendampingan disektor pertanian telah dimulai tahun 2015 yang dilanjutkan pada Tahun 2017, yakni membantu rakyat dalam hal pembukaan atau pencetakan sawah baru dan pembukaan lahan-lahan pertanian.

Saat ini, kata Danrem melalui Kapendrem Mayor Azwar Dinata mengatakan, meskipun jumlah Babinsa yang masih terbatas dengan jumlah desa yang ada, namun tidak berarti bahwa program swasembada pertanian tetap menjadi perhatian utama bagi TNI, karena sudah menjadi perintah Panglima untuk mem-backup petani dalam meningkatkan hasil produksi.

"Program pemerintah Sultra tahun 2017 ini akan membuka percetakan sawah baru seluas 6.000 hektare, dan 1.000 hektare diantaranya adalah akan ditangani oleh TNI melalui masing-masing Kodim," ujarnya.

Ia mengatakan, program percetakan sawah baru itu meliputi tiga wilayah kabupaten di Sultra yakni Kabupaten Konawe, Konawe Selatan dan Konawe Kepulauan dengan dibawah Komando Distrik Militer (Dandim).

Editor: Hernawan Wahyudono

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga