Senin, 27 Maret 2017

TNI-Polri Sinergi Dampingi Petani Menanam

id Danrem
TNI-Polri Sinergi Dampingi Petani Menanam
Komandan Korem 143/Haluoleo Kendari, Kol.CZI Rido Hermawan,MSc bersama Kapolda Brigjen Pol. Agung Sabar Santoso pada suatu acara di Kendari, Rabu 6/1.(FOTO-ANTARA/Azis Senong)
Kendari  (Antara News) - Jajaran TNI dan Polri di Sulawesi Tenggara (Sultra) bersinergi mendampingi petani untuk meningkatkan produksi sehingga ketahanan pangan dapat diwujudkan.

"Rakyat sehat negara kuat. Slogan itu harus diwujudkan oleh petani atas dukungan TNI dan Polri," kata Danrem 143 Haluoleo Kolonel CZI Rido Hermawan,MSc di Kendari, Rabu.

Komitmen TNI dan Polri mendukung petani Sultra terungkap dalam pertemuan silaturahmi Kapolda Sultra Brigjen Pol Agung Sabar Santoso dan Danrem Rido Hermawan, di Makorem 143 Haluoleo.

Institusi TNI dan Polri memiliki personil untuk mendampingi petani menggarap lahan melalui bintara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat (Babinkamtibmas) dan bintara pembina desa (Babinsa).

Babinkamtibmas dan Banbinsa ujung tombak lapangan yang dekat dengan petani sehingga mereka banyak mengetahui kendala yang dihadapi petani dalam mengolah lahan atau pun merawat tanamannya, kata Kapolda Agung didampingi Danrem Rido Hermawan.

Sinergi TNI-Polri mutlak untuk menjamin ketahanan negara dan ketertiban masyarakat pada masa yang penuh tantangan.

"TNI siap mendukung jajaran Polri dalam menjaga ketentraman masyarakat. TNI untuk kedautalan negara dan Polri untuk ketentraman dan penegakan hukum," kata Danrem Rido.

Wakil Ketua DPRD Sultra Nursalam Lada mengatakan masyarakat senantiasa mengharapkan TNI dan Polri solid menjaga kedaulatan negara dan ketertiban masyarakat.

"Kalau sesama warga sipil berseteru dapat ditengahi oleh aparat keamanan. Yang tidak boleh terjadi kalau antaraparat yang berkonflik. Warga bingung mau berlindung kemana," kata Nursalam, politisi PDI Perjuangan. 

Editor: Abdul Azis Senong

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga