Pendapatan Kelompok Nelayan Wakatobi Meningkkat

Seorang nelayan sedang memancing ikan di Perairan Wakatobi, Selasa (15/11). (Foto ANTARA)

"Sebelum memperoleh bantuan alat tangkap ikan, pendapatan nelayan sekali melaut (14 hari) paling banyak memperoleh pendapatan Rp1 juta hingga Rp1,5 juta,"
Berita Terkait
Wangi-Wangi (ANTARA News) - Pendapatan tujuh kelompok nelayan Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara, mulai meningkat setelah memperoleh bantuan modal kerja dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp100 juta perkelompok.

"Sebelum memperoleh bantuan alat tangkap ikan, pendapatan nelayan sekali melaut (14 hari) paling banyak memperoleh pendapatan Rp1 juta hingga Rp1,5 juta," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Wakatobi, La Hajibu di Wangi-Wangi, Rabu.

Saat ini, kata dia, kelompok yang memperoleh bantuan modal kerja tersebut sekali melaut setiap nelayan sudah memperoleh penghasilan antara Rp2,5 juta hingga Rp3 juta.

"Bantuan sarana produksi perikanan seperti alat tangkap ikan dan kapal ikan itu, telah meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan penerima bantuan," katanya.

Menurut dia, jumlah nelayan di Kabupaten Wakatobi sekitar 32.000 jiwa, yang terdiri dari nelayan budidaya, nelayan tangkap dan petani rumput laut.

Di tahun 2011, kata dia, nelayan tangkap ikan yang mendapat bantuan modal kerja dari Kementerian Kelautan dan Perikanan sebanyak 140 orang atau tujuh kelompok.

Sedangkan nelayan yang membudidayakan rumput laut yang diberi bantuan modal kerja oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sebanyak 100 orang dengan nilai bantuan masing-masing Rp5 juta.

"Bantuan modal kerja kepada para nelayan itu, dikelola dikelola melalui kelompok nelayan dan menjadi dana bergulir," katanya.

Saat ini, kata dia, hampir seluruh kelompok nelayan yang menerima dana tersebut sudah mengumpulkan dana dari pendapatan yang diperoleh dari hasil melaut.

"Nilai pasti dana yang terkumpul dari para kelompok nelayan penerima dana bantuan kita belum tahu, namun kata mereka di tahun 2012 nanti sudah bisa membantu minimal satu kelompok nelayan lagi untuk pengadaan kapal tangkap ikan," katanya.

Ia mengatakan, nelayan Wakatobi yang membutuhkan bantuan modal kerja saat ini masih mencapai puluhan ribu jiwa.

Para nelayan tersebut, kata dia, saat ini masih kesulitan meningkatkan pendapatan keluarga karena kesulitan dengan sarana produksi perikanan seperti alat tangkap ikan atau sarana budidaya rumput laut.

"Kita harapkan pemerintah pusat terutama Kementerian Kelautan dan Perikanan terus memberi perhatian terhadap para nelayan Wakatobi ini sehingga tingkat kesejahteraan para nelayan berangsur-angsur membaik," katanya. (Ant).

Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar